IMG-LOGO
Daerah

Innalillahi, TGH M Nasir Misbah Pimpinan Pesantren Nurul Ijtihad Lombok Wafat

Ahad 9 Juni 2019 21:30 WIB
Bagikan:
Innalillahi, TGH M Nasir Misbah Pimpinan Pesantren Nurul Ijtihad Lombok Wafat
Almarhum TGH M Nasir Misbah
Lombok Tengah, NU Online
Innalillaahi wa inna ilaihi roojiun, telah meninggal dunia Pengasuh Pesantren NU Nurul Ijtihad Lenser Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah TGH M Nasiruddin Misbah (60) pada pukul Jam 21.00 WITA hari Ahad tanggal 9 Juni 2019 Di Rumah Sakit Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jenazah disemayamkan di rumah duka pada pukul jam 21.30, Ahad (09/06) malam dan akan dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Lenser Kecamatan Pujut Lombok Tengah besok Senin (10/6) ba'da Asar waktu setempat. 

Seperti yang di ketahui almarhum TGH M Nasiruddin Misbah adalah tokoh NU Lombok Tengah yang telaten mendidik santrinya dan mengenalkan NU kepada masyarakat sekitar. Hingga kini almarhum masih tercatat sebagai Wakil Rais PCNU Lombok Tengah.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya dan menghapuskan semua kesalahannya, Al-Fatihah. Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak keluarga yang bisa di hubungi. (Hadi/Muiz)
Bagikan:
Ahad 9 Juni 2019 23:0 WIB
Perkuat Militansi, Alumni Ma'arif NU Harus Perkuat Ukhuwah
Perkuat Militansi, Alumni Ma'arif NU Harus Perkuat Ukhuwah
Reuni Akbar MA Maarif NU 5 Lampung Timur
Lampung Timur, NU Online
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum Sekampung, Lampung Timur KH A. Mudjab mengajak keluarga besar Ma'arif NU dan para alumni untuk senantiasa mencintai dan bangga terhadap almamaternya. Rasa cinta ini menurutnya akan mewujudkan para alumni menjadi kader militan NU di masa depan.

"Berbanggalah menjadi bagian dari Ma'arif NU, dan yakinlah dengan senjata yang lebih tajam dari pedang, yang lebih ampuh dari keris, yang lebih hebat dari pistol dan yang lebih dahsyat dari nuklir, yakni ukhuwah, persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan," tegasnya, Sabtu (8/6).

Hal ini diungkapkan Kiai Mudjab saat memberi sambutan sekaligus mau'idzah khasanah pada acara Reuni Akbar yang pertama kalinya di adakan di MA Ma'arif NU 5 Sekampung sejak tahun 1986-2019.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini optimis, jika ukhuwah dan komunikasi antar alumni dapat terjalin maka akan muncul kader-kader yang militan, hebat, dan bermartabat yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

"Semoga kita semua diberikan kekuatan lahir dan batin untuk terus berjuang di bidang pendidikan yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, serta diberikan ilmu yang bermanfaat dan keturunan yang shaleh-shalehah," harapnya.

Oleh karenanya, ia sangat mendukung kegiatan reuni akbar yang selama 34 angkatan MA Ma'arif NU 5 Sekampung meluluskan peserta didiknya, baru pertama kali ini diadakan. Ia juga meminta kepada alumni untuk melakukan pendataan di daerahnya masing-masing agar mudah mengidentifikasi keberhasilan para alumni.

Sementara itu Ketua Ikatan Alumni MA Ma'arif NU 5 Sekampung (IKAM NU 5) Ahmad Fauzi juga mengajak rekan-rekannya untuk terus menjadi tauladan di masyarakat dengan mensyiarkan nilai-nilai ke-NU-an dan ke-aswaja-an dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

"Perkuat persaudaraan antaralumni di daerah masing-masing, agar jalinan silaturrahmi antar alumni tidak terputus, serta ilmu yang telah diperoleh dapat bermanfaat, sanad ilmunya terus menyambung, dan hidup kita selalu mendapatkan keberkahan," ajak alumni tahun 1994 yang saat ini bekerja di Pemda Lampung Timur.

Kegiatan ini lanjut Fauzi sudah digagas lima tahun lalu dan baru terealisasi pada 2019 kali ini. Berbagai kegiatan dilaksanakan pada reuni yang akan diadakan tiga tahun sekali ini diantaranya permainan anak-anak, seperti menghafal surat-surat pendek, menyanyi, yel-yel dan lain sebagainya, tahlil akbar, ceramah agama, ramah tamah, dan santunan anak yatim.

Hadir pada acara ini Kiai Mukidin (Ketua MWCNU Sekampung), Ketua MWC LP Ma'arif NU Sekampung, tokoh NU Lampung Timur, Pemda Lampung Timur, dan juga beberapa anggota DPRD. (Sarif BJ/Muhammad Faizin)
Ahad 9 Juni 2019 22:0 WIB
Kemenag NTB Minta Masyarakat Ikut Besarkan Pesantren dan Madrasah
Kemenag NTB Minta Masyarakat Ikut Besarkan Pesantren dan Madrasah
Kegiatan halal bi halal di Pesantren Manhalul Ma'arif NU, Lombok Tengah
Lombok Tengah, NU Online
Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Zamroni Aziz meminta kepada masyarakat agar ikut membesarkan madrasah dan pesantren. 

"Hidup dan matinya madrasah dan pesantren ada di tangan kita umat Islam. Oleh karena itu, saya mengajak kepada masyarakat untuk bahu membahu membesarkan madrasah dan pesantren," ungkapnya di acara halal bi halal Pesantren Manhalul Ma'arif NU dan KBIH Aqobah asuhan Rais Syuriyah PCNU Lombok Tengah TGH Ma'arif Makmun Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, Ahad (9/6).

Pondok pesantren dan madrasah jelasnya juga mampu menyerap ribuan alumni perguruan tinggi. "Kalau tidak ada pesantren dan madrasah lalu pada mau ke mana alumni perguruan tinggi yang tiap tahun ribuan alumninya wisuda?," terangnya.

Di samping itu lanjutnya, juga masyarakat yang kurang mampu menyekolahkan anaknya di tempat berbayar selalu pesantren menjadi alternatif. Padahal saat ini tidak bisa dianggap sebelah mata para alumni pesantren karena kompetensinya sama dan standar pendidikannya pun sama.

"Artinya pesantren dan madrasah memiliki kualitas yang sama dengan sekolah umum lainnya," jelasnya

Ia juga meminta agar alumni pesantren Manhalul Ma'arif khususnya tidak boleh tidak mengabdi di Nahdlatul Ulama. "Jangan takut ikuti ulama, Insyaallah selama bersama ulama NU dapat barokah," sebutnya. 

Selain itu, dirinya atas nama Kementrian Agama Provinsi NTB lanjutnya agar masyarakat yang akan berangkat Haji tahun ini untuk mempersiapkan diri dengan baik. "Alhamdulillah haji tahun ini penginapan di satu tempat, tidak seperti tahun sebelumnya yang penginapan beda-deda," tandasnya.

"Mohon bapak/ibu untuk mempersiapkan diri dengan baik," pintanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Kemenag NTB akan selalu bersama-sama dengan umat. Karena di institusinya menaungi banyak agama untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Acara halal bi halal dihadiri ribuan alumni dan warga NU setempat, hadir pula dalam acara tersebut puluhan tokoh mulai pengasuh Ponpes Manhalul Ulum Praya Kota TGH Habiburrahman, Sekda Lombok Tengah H Nursiah, Kanwil Kemenag NTB H Nasrullah, Wakil Rektor Universitas Negeri Mataram H Kaharuddin, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.  (Hadi/Muiz)
Ahad 9 Juni 2019 21:0 WIB
Rais PCNU Lombok Tengah Tegaskan Jangan Langgar Kesepakatan NKRI
Rais PCNU Lombok Tengah Tegaskan Jangan Langgar Kesepakatan NKRI
Rais PCNU Lombok Tengah, TGH Ma'arif Makmun
Lombok Tengah, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB)  TGH Ma'arif Makmun menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang berfalsafah Bhineka Tunggal Ika dan berazaskan Pancasila merupakan hal yang sudah final.

"Indonesia merupakan negara yang ajaib, mengingat banyak bangsa di naungi dengan satu negara yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya di acara pengajian umum dalam rangka halal bi halal Ponpes Yayasan Manhalul Ma'arif Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, NTB, Ahad (9/6).

Oleh karena itu lanjutnya, adalah tugas kita bersama menjaga Indonesia dari bahaya radikalisme. "Radikalisme ini sangat membahayakan bangsa," sebutnya.

Radikalisme jelasnya berawal dari paham Wahabi. "Cara megenal Wahabi yakni sederhana, bila tidak suka talqinan, tahlilan, dan amaliah lainnya itu tanda tanda Wahabi," terangnya di hadapan ribuan jamaah yang hadir.

Disampaikan, tantangan berikutnya bangsa Indonesia adalah masalah narkoba yang saat ini merajalela, khususnya kepada generasi muda. "Bahaya narkoba saat ini tidak hanya di kota tapi juga sudah menyasar di pelosok-pelosok," ungkapnya.

Karena itu, kita jangan berdiam diri, tidak tahu menahu. masalah moral generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan dibiarkan generasi muda di wilayah NTB terpapar narkoba. Mari jaga generasi ini melalui pesantren. 

"Alumni pesantren ini (PP Manhalul Ma'arif darek) tidak hanya kami dorong ke tarbiyah, syariah, ataupun di disiplinn ilmu keagamaan semata, melainkan mendorong alumni ke Prodi umum," terangnya.

Dia juga mencontohkan alumninya atas nama Muhammad Daud yang saat ini sedang semester akhir prodi perpajakan di Universitas Negeri Mataram (Unram). Selain itu juga alumni sudah banyak terserap di banyak sektor.

Acara halal bi halal diihadiri ribuan alumni dan Warga NU setempat, hadir pula dalam acara tersebut puluhan tokoh mulai pengasuh Ponpes Manhalul Ulum Praya Kota TGH Habiburrahman, Sekda Lombok Tengah H Nursiah, Kanwil Kemenag NTB H Nasrullah, Wakil Rektor Universitas Negeri Mataram H Kaharuddin, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.  (Hadi/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG