IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

Berkapasitas, Nahdliyin Harus Berperan di Masyarakat


Sabtu 22 Juni 2019 19:00 WIB
Bagikan:
Berkapasitas, Nahdliyin Harus Berperan di Masyarakat

Lombok Tengah, NU online
Nahdliyin harus bisa ambil peran dalam segala lini, bahkan sebisa mungkin menjadi orang terdepan. Sebab NU punya kapasitas untuk menjadi yang terdepan, dengan catatan tidak melupakan  ikhtiar dan doa.

Hal tersebut disampaikan oleh  Ketua MWC NU Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Suherman dalam acara Halal bi Halal dan Pengajian Umum MWC Praya Barat Daya di Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin, Desa Kabul, Lombok Tengah, Sabtu (22/6).

Menurutnya, NU potensial menjadi untuk mengambil peran di tengah-tengah masyarakat karena memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

“Contohnya banyak kader  NU mengisi pos-pos penting di negeri ini. Termasuk kader NU di posisi pucuk kepimpinan nasional (KH Ma’ruf Amin),” ucapnya.

Kasubag Humas Kemenag Propinsi NTB ini mengajak jamaah agar selalu meramaikan majlis-majlis taklim. Selain menghidupkan tradisi NU, tentunya untuk mendapatkan barakoh. Ia juga berpesan setiap mengikuti pengajian atau kegitan NU agar memasang minimal satu niat.

“Kita yakin niat tersebut akan dikabulkan oleh Allah swt,” lanjutnya.

Di bagian lain, Suherman menegaskan, MWC NU Praya Barat Daya saat ini sedang fokus pada tiga program. Yaitu pertama, penguatan struktural. Struktur NU harus bisa terbentuk khususnya pengurus ranting di setiap desa di Praya Barat Daya.

"Ini menjadi tugas penting yang harus dilakukan," sebutnya

Kedua,  kaderisasi. Program ini harus dilakukan di berbagai pesantren maupun madrasah. Hari ini, katanya, lulusan  pesantren dan madrasah tidak ada bedanya dengan sekolah umum. Lulusannya bisa masuk di kampus ternama di NTB seperti Universitas Mataram (Unram), UIN Mataram,  atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan sebagainya.

“Terus terang itu  suatu kebanggaan,” jelasnya.

Ketiga, penguatan jamaah. Ini bisa dilakukan melalui pengajian-pengajian. Untuk pengajian MWC sendiri akan berlangsung terus di setiap desa di Praya Barat Daya. Tidak hanya itu, penguatan jamaah juga dilakukan dengan pengajian di setiap rumah rumah.

“Itu semua wajib dilakukan dengan sungguh-sungguh,”  tambahnya.  

Sementara itu, Wakil Sekretaris PWNU NTB, Agus Mulyadi berharap warga NU bisa memanfaaatkan pengajian untuk mendapatkan ilmu agama, khususnya pengajian yang dilakukan oleh NU. Sebab ilmu agama bisa menjadi bekal saat menghadap Sang Ilahi kelak.

Dalam acara tersebut hadir antara lain Rais Syariah PC NU Kabupaten Lombok Tengah, TGH Maarif Makmun Diranse, sejumlah pimpinan Pondok Pesantren di Kecamatan Praya Barat Daya, dan  warga nandlyiin  sekitar. (Hadi/Aryudi AR).

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG