IMG-LOGO
Risalah Redaksi

Harlah Ke-16 NU Online: Meluaskan Khazanah Keislaman, Merawat Keindonesiaan


Kamis 11 Juli 2019 17:00 WIB
Bagikan:
Harlah Ke-16 NU Online: Meluaskan Khazanah Keislaman, Merawat Keindonesiaan
Puji syukur kepada Allah subhanahu wataalla bahwa pada 11 Juli 2019 ini NU Online menginjak tahun yang ke-16. Dalam rentang waktu ini, kami terus belajar dan mengalami berbagai dinamika seiring dengan situasi yang berkembang di lingkungan Nahdlatul Ulama, di Indonesia, ataupun perkembangan dalam dunia Islam. Capaian hari ini merupakan tahapan untuk langkah selanjutnya untuk terus melayani kebutuhan informasi masyarakat. Kami terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas dan menyiapkan diri menghadapi atau mengantisipasi perkembangan-perkembangan baru agar tetap selalu relevan. 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memiliki visi besar dan jangka panjang ketika mendirikan NU Online pada tahun 2003, yaitu untuk memudahkan saluran komunikasi antara pengurus dengan pengurus di semua level atau antara pengurus dengan warga NU dan pemangku kepentingan NU lainnya. Pada awal 2000-an, internet belum banyak menyebar di lingkungan masyarakat. Penggunanya hanya mereka yang memiliki komputer atau laptop. Dari situlah, tim kecil NU Online belajar bagaimana mengelola sebuah media daring. Dan seiring dengan berjalannya waktu, ketika teknologi  internet telah berkembang melalui telepon cerdas, maka NU Online telah cukup banyak belajar sehingga mampu melayani kebutuhan informasi daring dari masyarakat secara lebih mudah.  

Sebagai situs resmi NU, kami mengabarkan berbagai aktivitas, program, dan kebijakan yang diselenggarakan oleh seluruh perangkat organisasi NU di semua level. Inovasi pelayanan kepada warga NU yang kelihatannya sederhana dan biasa-biasa saja, dapat menjadi inspirasi dan direplikasi di tempat lain. Hal ini akan meningkatkan dampak sebaran dan kualitas layanan NU kepada masyarakat. Di tengah kesimpangsiuran informasi, maka keberadaan media rujukan menjadi sesuatu yang sangat penting. 

Kanal-kanal keislaman merupakan kanal paling populer. Kami berusaha melayani kebutuhan informasi keislaman, dari yang paling dasar untuk masyarakat awam sampai pada level atas yang menjadi konsumsi para kiai dan pegiat bahtsul masail. Konten-konten keislaman dibahasakan secara sederhana sehingga mudah dipahami. Hal yang penting adalah, NU Online selalu menyampaikan berbagai ragam pendapat ulama dalam satu masalah, lalu kami merekomendasikan pendapat yang paling kuat. Ini penting untuk membiasakan publik bahwa dalam masalah-masalah furuiyah, ada banyak pendapat yang muncul. Sikap dogmatis yang menganggap bahwa hanya ada satu pendapat yang benar dan kemudian menilai pendapat lain salah potensial menyebabkan kerenggangan di masyarakat.  

Nahdlatul Ulama meyakini bahwa bentuk negara Indonesia saat ini beserta Pancasila sebagai dasar negaranya merupakan bentuk ideal. Sekalipun hampir mencapai 74 tahun Indonesia, visi bersama kebangsaan ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keinginan sebagian kecil kelompok yang mencita-citakan berdirinya khilafah atau bentuk negara lainnya. Menjadi bagian dari kerja-kerja NU Online untuk mengembangkan narasi Indonesia yang damai, sejahtera, dengan penghargaan terhadap keragaman yang ada saat ini yang sesungguhnya dapat menjadi kekuatan luar biasa jika dikelola dengan baik. 

Di tengah maraknya kabar hoaks yang menyebar tak terkendali di media sosial, maka NU Online berusaha menjadi rujukan otoritatif. Informasi yang diunggah di NU Online telah melalui proses verifikasi beberapa tahap sehingga memiliki akurasi lebih tinggi. Kami juga berusaha untuk mengembangkan literasi digital kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. 

NU Online juga memiliki tugas besar bagaimana mengembangkan jejaring informasi di lingkungaan Nahdlatul Ulama. Sinergi dari media-media NU yang sudah merambah beragam segmen akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa. Sebuah cita-cita besar untuk berdakwah secaara sejuk dan ramah di dunia maya guna memberikan rasa damai di masyarakat di tengah hiruk-pikuk media sosial tak dapat dilakukan sendirian. Kerja-kerja bersama di antara orang yang memiliki visi yang sama merupakan sebuah kemutlakan. 

Dari waktu ke waktu, kepercayaan publik terus bertambah. Berdasarkan situs pembanding alexa.com atau similarweb.com, peringkat dan jumlah pengunjung NU Online kini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa situs-situs online milik media cetak arus utama yang dikenal oleh publik. Tentu kepercayaan ini merupakan buah dari kerja keras dari tim redaksi NU Online dan dukungan dari banyak pihak seperti para kontributor NU Online yang mengirimkan berita dari tempatnya masing-masing, para penulis keislaman yang dengan tekun mencari rujukan paling otoritatif dan menuliskannya untuk masyarakat, para mitra yang berasal dari berbagai institusi yang bekerja sama dalam mensosialisasikan berbagai program kerja sama, dan pihak-pihak lainnya. Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk. 

Terima kasih kepada para pembaca NU Online yang telah menjadikan kami sebagai rujukan informasi. Tentu masih banyak hal perlu ditingkatkan. Insyaallah dengan kerja keras dan kerja cerdas, disertai dengan dukungan dari semua pihak, insyaallah kami dapat terus meningkatkan dan mengembangkan layanan kepada masyarakat. (Achmad Mukafi Niam)

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG