Mbah Moen Ingin Indonesia Jadi Negeri Teladan

Mbah Moen Ingin Indonesia Jadi Negeri Teladan
Mustasyar PBNU KH MAimoen Zubair
Mustasyar PBNU KH MAimoen Zubair
Jakarta, NU Online
Banyak kenangan sangat berarti di benak siapapun yang mengenal ulama karismatik KH Maimoen Zubair. Terlebih bagi keluarganya. KH Muhammad Idror, putranya, mengungkapkan bahwa abahnya itu sangat berharap Indonesia menjadi negeri yang memberikan teladan.

“Ingin Indonesia menjadi uswah di garis terdepan membawa rahmatan lil alamin,” katanya saat acara Rosi bertemakan Mengenang Mbah Moen yang ditayangkan di Kompas TV pada Kamis (8/8) malam.

Hal yang terngiang dari sosoknya adalah didikannya tentang menjaga kedamaian demi memajukan bangsa dan negara.
 
“Ajaran beliau yang paling penting yaitu didikan beliau tentnang kedamaian, persatuan umat, dan memajukan Indonesia. itu secara umum,” jelasnya.

Seperti para kiai sebelumnya, Mbah Moen ingin meninggal dan dikebumikan di Kota Suci Makkah.
 
“Memang beliau ini seperti banyak kiai sebelumnya, sebagian ulama ingin cita-citanya pengen wafat di sana,” ujarnya.

Bukan suatu kebetulan, Gus Idror menjelaskan bahwa abahnya itu sangat menyukai sebuah kasidah yang secara eksplisit menyebut sebuah kebahagiaan dunia dan keberuntungan akhirat bersama Sayyidah Khadijah dan Sayyidah Fathimah, sa’duna fi al-dunya, fauzuna fi al-ukhra, bi Khadijata al-Kubra, wa Fathimata al-Zahra.

“Mencintai sekali dengan Sayidah Khadijah al-Kubra yang diisitirahatkan di Makkah. Beliau dipanggil oleh Allah dan dikebumikan dan bertetanggaan dengan beliau Sayidah Khadijah. Sangat spesial sekali seperti yang beliau ini. Ajaib sekali. Beliau paling suka dengan kasidah itu,” terangnya.

Kepada dirinya, ulama 90 tahun itu banyak mendukung kegiatan ilmiahnya. Hal itu bukan hanya disampaikan dengan kata-kata saja, melainkan juga meneladankan.
 
“Tetapi ditunjukkan juga dengan ahwal beliau, mencintai ilmu dan mengamalkan ilmu,” ujarnya.

Gus Idror bepesan agar generasi penerus dapat terus mengupayakan cita-cita Mbah Moen, yakni mewujudkan Indonesia menjadi negeri teladan, nomor satu, dan penuh kedamaian.
 
“Semoga generasi KH Maimoen ini bisa mewujudkan cita-cita, menjadi negara nomor satu, penuh dengan kedamaian, baldatun tayyibatun ghafur, mendapatkan rida Allah swt sehingga kedamaian menyebar di Indonesia, kemajuan di Indonesia,” pungkasnya. (Syakir NF/Abdullah Alawi)
BNI Mobile