IMG-LOGO
Internasional

Pulang ke Tanah Air, Jamaah Haji Pringsewu Terpilih Dapat Fasilitas Eyab

Senin 9 September 2019 9:30 WIB
Bagikan:
Pulang ke Tanah Air, Jamaah Haji Pringsewu Terpilih Dapat Fasilitas Eyab
Layanan Eyab ini berlangsung di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz. (Foto: NU Online/Faizin)
Madinah, NU Online
Musim haji 2019 kali ini Pemerintah Arab Saudi memberi fasilitas khusus kepada Jamaah Haji Indonesia saat pemulangan ke Tanah Air. Fasilitas ini diberi nama Eyab yang pada tahun ini hanya diberikan kepada 28 kelompok terbang (kloter) yang terpilih.
 
Layanan Eyab ini berlangsung di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah yang dimulai pada 4 September hingga 11 September 2019. Dari bahasa, Eyab sendiri berarti kepulangan.
 
Jurnalis NU Online Muhammad Faizin, yang masuk pada Kloter 51 JKG 51 Kabupaten Pringsewu Lampung berkesempatan menikmati fasilitas yang cukup nyaman ini. Saat kedatangan, jamaah disambut dengan senyum ramah para petugas dan menempati tempat istirahat yang nyaman.
 
Jamaah juga diberi fasilitas minuman dan makanan khas Arab Saudi seperti kopi dan teh Arab, kurma dan beberapa suguhan lainnya. Pemerintah Arab Saudi juga menampilkan berbagai informasi tentang kebudayaan yang dimilikinya. Fasilitas ini juga merupakan upaya Arab Saudi memberi kesan baik kepada jamaah bahwa negara itu mulai membuka diri terhadap warga negara lain.
 
Menurut salah satu petugas pelayanan kedatangan dan kepulangan haji yang ditemui NU Online, Edayanti, fasilitas Eyab ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Arab Saudi atas pengelolaan haji Indonesia. "Jamaah Indonesia terpilih sebagai jamaah yang paling patuh, paling baik dan fasilitas eyab ini sebagai bentuk apresiasinya," katanya, Sabtu (7/9).
 
Dengan fasilitas Eyab, jamaah tidak perlu mengantri dan mendapat jalur khusus saat masuk ke pesawat. Para jamaah akan di naikkan ke pesawat dengan bertahap dengan 50 orang disetiap angkatannya agar tertib dan teratur.
 
Ketua Kloter JKG 51 H Hilal mengungkapkan rasa puasnya terhadap fasilitas Eyab yang diberikan untuk kloternya. Fasilitas ini sangat membantu jamaah untuk beristirahat dan menikmati hidangan yang disuguhkan.
 
Apalagi kloter yang dipimpinnya didominasi oleh para Lansia yang memang memerlukan tempat dan istirahat yang cukup. "Terimakasih atas layanan Eyab yang diberikan kepada jamaah Indonesia. Eyab sangat membantu kami," ungkapnya.
 
Para Lansia dan jamaah yang menggunakan kursi roda juga mendapat prioritas dengan didahulukan saat masuk ke pesawat. Para petugas dengan cekatan mendorong kursi roda dan membawakan barang bawaan jamaah.
 
 
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Musthofa Asrori
Bagikan:

Baca Juga

Senin 9 September 2019 23:30 WIB
Jamaah Haji Rohmatul Ummah An-Nahdliyah Sidoarjo Bersiap Pulang
Jamaah Haji Rohmatul Ummah An-Nahdliyah Sidoarjo Bersiap Pulang
Sholehuddin berjabat tangan dengan pihak Saudi Airlines usai penimbangan koper. (Foto: NU Online/istimewa)
Madinah, NU Online
Sejumlah prosedur harus dituntaskan bagi jamaah haji yang telah menunaikan ibadah haji. Termasuk yang dilakukan Kelompok Bimbingan Ibadah (KBIH) Rohmatul Ummah an-Nahdliyah, Sidoarjo, Jawa Timur.
 
KBIH dimaksud adalah milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo yang masuk kelompok terbang atau Kloter 70. 
 
Lewat surat elektronik yang diterima NU Online, Sholehuddin selaku Ketua Kloter 70 SUB menjelaskan telah melakukan pertemuan dengan ketua rombongan dengan didampingi Ketua KBIH H Abu Hamid dan seorang tim medis. Pertemuan dilakukan dalam rangka membahas kepulangan jamaah haji yang akan dilakukan pada Selasa (10/9) pagi pukul 11.10 waktu setempat.  
 
“Berarti jamaah  harus segera keluar dari hotel dan bergerak ke bandara pukul 06.00. Karena itu segala kesiapan dilakukan, termasuk penurunan dan penimbangan koper jamaah,” kata Sholehuddin, Ahad (8/9).
 
Dirinya juga dihubungi tim Saudi Airlines yang akan melakukan penimbangan koper jamaah asal Sidoarjo yang berjumlah 449. “Mereka adalah jamaah haji kloter 70 dari KBIH Rohmatul Ummah An-Nahdliyah milik PCNU Sidoarjo,” ungkapnya. 
 
Sesampai di hotel Amjad Al Ghrarra, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sidoarjo itu juga menemui Koordinator Pekerja (Rais Ummal). Hal tersebut demi memastikan kesiapan Tim Saudi Airlines dan perusahaan logistik, juga pengangkut koper. 
 
Setelah menandatangani format semacam surat jalan, Sholehuddin berunding mengenai teknis penurunan dan penimbangan. Satu persatu koper diturunkan dari lantai, lalu ditimbang oleh tim. Beruntung barcode yang telah dibagikan semalam sudah tertempel di koper masing-masing jamaah, memudahkan proses input data dalam sistem. 
 
“Proses penimbangan meski secara umum berlangsung lancar, namun ada saja yang bermasalah karena tidak kurang dari sepuluh koper yang melebihi kapasitas 32  kilo gram,” jelasnya. 
 
Maka, tidak pandang siapa pemiliknya, termasuk koper salah seorang petugas yang menunjukkan angka 35 kilo gram, dengan segala konsekuensi harus dikurangi. “Ini sekaligus menjadi perhatian bagi seluruh jamaah agar tidak melanggar ketentuan barang bawaan,” katanya. 
 
Isi Koper Jamaah Dibatasi
Dalam edaran Saudi Airlines (SA) disebutkan bahwa koper jamaah tidak boleh melebihi kapasitas 32 kilo gram. Hal ini ditegaskan pula oleh Umar, perwakilan SA yang mengawal jalannya proses penimbangan. Pihak penerbangan memang dengan tegas tidak akan mengangkut koper melebihi batas (overload). 
 
Sementara itu, menurut ketua kloter melalui pesan Whatsapp melaporkan, bahwa jamaah Kloter 70 dengan kedatangan di Arab Saudi berjumlah 450 orang, mutasi keluar dua orang, mutasi masuk satu orang dan satu orang lagi masih dirawat di Rumah Sakit Miqat. 
 
Kemungkinan yang bersangkutan tidak bisa pulang bersama kloter, mengingat Senin (9/9) masih akan dilakukan tindakan. "Tapi kami masih berharap takdir Allah dia bisa pulang yang bersama-sama," tutur Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya itu. 
 
Dengan demikian, jamaah Kloter 70 debarkasi Surabaya yang siap diberangkatkan ke tanah air berjumlah 448. Sedangkan koper berjumlah 449 buah. Satu koper milik pasien yang harus dimutasikan (tanazzul) pulang tunda bisa digabungkan bersama kloter awal. 
 
Ada kejadian yang cukup menegangkan. Sebuah koper denga over kapasitas 48 kilo gram, dibongkar paksa dengan cara khusus. Alat yang digunakan adalah sebuah pulpen. 
 
Tanpa harus merusak resliting, koper bisa dikembalikan seperti semula. “Hal ini dilakukan karena pemilik tidak kunjung turun, padahal truk pengangkut segera diberangkatkan. Ternyata sang pemilik tidak bisa segera turun karena lift penuh, bersamaan kembalinya jamaah haji dari masjid,” ungkapnya.
 
Sholehuddin menambahkan, jamaah haji Kloter 70 diperkirakan mendarat pada Rabu (11/9) pukul 01.00 dini hari, dan sampai di Asrama Haji Sukolilo Surabaya hingga proses pelepasan sebelum Subuh. 
 
“Dan kami berharap para haji bisa menjaga kemabruran yang ditandai dengan meningkatkan kesalihan ritual dan sosial,” pungkasnya.
 
 
Pewarta: Ibnu Nawawi
Editor: Musthofa Asrori
 
Senin 9 September 2019 17:0 WIB
Australia Blokir 8 Website Tampilkan Video Penembakan Masjid Selandia Baru
Australia Blokir 8 Website Tampilkan Video Penembakan Masjid Selandia Baru
Pelaku penembakan di dua masjid di Christchurch Selandia Baru ketika menghadiri persidangan. (Foto: Reuters)
Sydney, NU Online
Otoritas Australia memerintahkan penyedia layanan internet untuk memblokir delapan website yang masih menampilkan serangan penembakan mematikan terhadap dua masjid Selandia Baru yang terjadi pada Maret lalu. 

Pada Jumat 15 Maret lalu, seorang warga Australia, Brenton Harrison Tarrant (28) menembak secara brutal ke arah orang-orang yang akan melaksanakan Shalat Jumat di dua masjid Christchurch, yaitu Masjid Al-Noor dan Lindwood. Ironsinya, Brenton menyiarkan aksinya itu secara live di akun Facebooknya. 

Akibatnya, 51 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam insiden berdarah tersebut. Brenton kemudian didakwa dengan 89 tuduhan; 50 kasus pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan. Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut Brenton sebagai seorang teroris bengis, sayap kanan, ekstrem.

Setelah adanya perintah seperti itu, sebagian besar website Australia langsung menghapus link terhadap video tersebut. Namun demikian, Komisioner eSafety Australia Julie Inman Grant menyebut, masih ada delapan website lokal yang menantang perintah untuk menghapus video tersebut.

“Kami tidak dapat membiarkan materi keji ini digunakan untuk mempromosikan, menghasut, atau menginstruksikan tindakan teroris lebih lanjut,” kata Grant, dikutip laman Reuters, Senin (9/9).

Pemblokiran delapan situs website tersebut dilakukan di tengah upaya terkonsentrasi oleh Australia untuk menekan berbagi konten kekerasan secara online.

Pada bulan April, Australia mengeluarkan Undang-Undang yang memungkinkan otoritas Canberra bisa mendenda perusahaan media sosial hingga 10 persen dari omset global tahunan mereka dan memenjarakan eksekutif hingga tiga tahun jika konten kekerasan tidak dihapus ‘secara cepat.’

Adalah sebuah pelanggaran di Australia bagi perusahaan media jika mereka tidak segera menghapus video atau foto yang menunjukkan pembunuhan, penyiksaan, atau pemerkosaan tanpa penundaan.

Pewarta: Muchlishon
Editor: Fathoni Ahmad
Senin 9 September 2019 14:30 WIB
Universitas Bangladesh Tangguhkan Mahasiswa Berstatus Pengungsi Rohingya
Universitas Bangladesh Tangguhkan Mahasiswa Berstatus Pengungsi Rohingya
Pengungsi Rohingya. (Foto: Reuters)
Cox’s Bazar, NU Online
Sebuah universitas di Bangladesh menangguhkan seorang mahasiswa karena statusnya sebagai pengungsi Rohingya. Keputusan itu diambil setelah pihak kampus mengetahui status mahasiswa tersebut. 

Sesuai dengan peraturan yang berlaku di Bangladesh, pengungsi dilarang mengikuti pendidikan formal. Universitas International Cox’s Bazar mengatakan, pihaknya telah menangguhkan status mahasiswa Rahima Akter Khushi (20). Pihak kampus juga akan melakukan investigasi kasus tersebut setelah dia diberitakakan menyembunyikan identitas Rohingya nya saat mendaftar.

Kepala Lembaga Pendidikan Internasional Universitas International Cox’s Bazar Abul Kashem menegaskan, siapapun yang berstatus pengungsi tidak diperbolehkan belajar di kampus tersebut. 

“Rohingya tidak dapat diterima di universitas kami, karena mereka adalah pengungsi. Orang asing dapat belajar di sini, tetapi mereka harus mengikuti prosedur yang ada," kata Khasem.

Menurut Khasem, Rahima menggunakan dokumen yang menunjukkan kalau dia telah menyelesaikan pendidikan menengahnya di sebuah sekolah di Chittagong, Bangladesh. 

Rahima yang mengambil bidang hukum di kampus tersebut mengaku, penangguhan status mahasiswanya telah menghancurkan mentalnya. Ia bertekad tidak akan menyerah dan akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah itu.

“Gadis lain mungkin sudah akan menyerah, tapi saya akan mencoba yang terbaik untuk menghadapi situasi ini,” katanya kepada AFP diberitakan Channel News Asia, Ahad (8/9).

Rahima menjelaskan, orang tuanya tiba di Bangladesh dari negara bagian Rakhine, Myanmar, pada 1990-an silam. Dikatakannya, dirinya lahir dan tumbuh di Distrik Cox’s Bazar, Bangladesh.
 
“Saya ingin melangkah lebih jauh. Tetapi saya tidak tahu bagaimana saya akan melakukannya," keluhnya.

Situs berita Rohingya Post melaporkan, Rahima pernah menjadi target setelah melakukan wawancara dengan kantor berita internasional Associated Press pada 2018 lalu. Wawancara itu kemudian menjadi viral di Cox’s Bazar. 

Pemimpin Rohingya yang berbasis di Brisbane, Australia, Mojib Ullah mengatakan, penangguhan status mahasiswa Rahima tidak akan membawa pada apa pun selain membunuh potensi di masyarakat, yang memiliki kesempatan terbatas untuk belajar di Rakhine.

Diketahui, pada Agustus 2017 lalu sekitar 750 ribu etnis Rohingya melarikan diri dari Rakhine setelah tentara Myanmar menggelar operasi militer. Mereka kemudian mengungsi ke beberapa wilayah di Bangladesh. Sebelumnya, puluhan bahkan ratusan ribu etnis Rohingya juga telah mengungsi di Bangladesh.

Pewarta: Muchlishon
Editor: Fathoni Ahmad
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG