IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional

'Kemnaker Menyapa' di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta


Senin 16 September 2019 19:45 WIB
Bagikan:
'Kemnaker Menyapa' di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
'Kemnaker Menyapa' di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, (Foto: Kemnaker)
Yogyakarta, NU Online
Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan perguruan tinggi agar membuat kurikulum dengan metode bermuatan adaptif yang menyiapkan mahasiswa responsif dan survive. Dengan itu, mahasiswa siap menghadapi tantangan di luar dan menjadi pemenang di era kompetisi revolusi industri 4.0.
 
"Generasi muda khususnya mahasiwa/i harus memiliki jiwa petarung, sikap optimistis, berpikir positif dan bekerja keras dalam menghadapi persaingan di masa mendatang," kata Staf Ahli Bidang Ekonomi dan SDM Kemnaker Aris Wahyudi dalam kegiatan 'Kemnaker Menyapa' di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (10/9),
 
Aris mengatakan saat ini di era revolusi industri semuanya sudah digitalisasi dan digital disruption. Keadaan yang awalnya agak mengacaukan dan mengagetkan semua masyarakat, karena mengakibatkan adanya jabatan/ pekerjaan hilang. 
 
"Tapi jangan terlalu khawatir nanti akan ada jenis-jenis pekerjaan baru,  yang penting terus meningkatkan segala kemampuannya agar tidak tergilas perkembangan teknologi dan informasi," katanya.
 
Aris Wahyudi menambahkan data BPS Februari 2019, angkatan kerja Indonesia saat ini berjumlah 136 juta orang dengan jumlah penganggur 6,82 juta orang (5,01 persen). 
 
Untuk mempercepat penurunan angka pengangguran di daerah-daerah, Kemnaker memperbanyak bursa kerja (job fair) dengan melibatkan partisipasi Pemda, swasta, lembaga pendidikan dan stakeholder lainnya.
 
"Bahkan dalam kesempatan ini juga diadakan job fair di bursa kerja khusus hasil kerja sama Kemnaker, Disnakertrans DIY, dan bursa kerja khusus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Semoga kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pencari kerja maupun pemberi kerja di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya," katanya.
 
Karo Humas Kemnaker, Soes Hindharno mengatakan 'Kemnaker Menyapa' digelar untuk meningkatkan sosialisasi dan pelayanan informasi kegiatan, program kerja, kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan kepada civitas akademika dengan tujuan untuk mewujudkan kesadaran mahasiswa akan arti pentingnya pemahaman bidang ketenagakerjaan. 
 
"Diharapkan kegiatan 'Kemnaker Menyapa' ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman civitas akademika dan kebijakan pemerintah khususnya di bidang ketenagakerjaan," ujar Soes Hindharno.
 
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yudian Wahyudi berharap civitas akademika UIN Sunan Kalijaga memanfaatkan  program sosialisasi dan informasi Kemnaker secara sungguh-sungguh untuk mempersiapkan masa depan yang gemilang.
 
"Mudah-mudahan setelah ini banyak yang dapat informasi ketenagakerjaan yang bisa dimanfaaatkan secara optimal dan banyak yang dapat pekerjaaan di masa datang. Ini berkah namanya silaturahim," ujar Rektor.
 
Kegiatan sosialisasi ketenagakerjaan dengan lembaga non-pemerintah ini dihadiri Staf Ahli Hubungan Kerja Sama Internasional, Suhartono; Pengantar Kerja Utama, Heri Sudarmanto; Direktur Persyaratan Kerja, Siti Junaedah; Direktur Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Sukiyo; dan 400 peserta yang berasal dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan civitas akademika UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
 
 
Red: Kendi Setiawan
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG