Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ansor Lebaksiu Tegal Bekali Kader Cara Mengafani Jenazah

Ansor Lebaksiu Tegal Bekali Kader Cara Mengafani Jenazah
Praktik mengafani jenazah, Ansor Tegal, Jateng (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Praktik mengafani jenazah, Ansor Tegal, Jateng (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Tegal, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengadakan praktik mengkafani jenazah dalam rangkaian kegiatan Rijalul Ansor pada Sabtu (28/9) malam di Masjid Jami Al Badjuri Desa Kesuben Kecamata Lebaksiu.
 
Kegiatan yang diikuti 16 perwakilan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Lebaksiu bersama segenap anggota Banser dan tokoh masyarakat sekitar dilaksanakan setelah kegiatan rutinan majelis usai.
 
Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Lebaksiu, Muhammad Mizan Sya’roni kepada NU Online, Ahad (29/9) mengatakan, antusiasme peserta yang tinggi mengindikasikan besarnya minat dan perhatian para kader Ansor akan pemahaman dan kebutuhan kemampuan dalam penguasaan materi dan praktik perawatan jenazah. 
 
Hal ini juga menjadi harapan besar bahwa kader Ansor Lebaksiu semakin mampu dan berani mengambil peran penting di masyarakat dalam misi besar menjaga dan menguatkan tradisi dan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah Annahdiyah di tengah–tengah masyarakat.
 
Dikatan Mizan, pada kegiatan ini peserta juga dipersilahkan bertanya dan menyampaikan perbedaan praktik mengkafani jenazah yang mungkin ada dan dipraktikkan di wilayahnya masing-masing untuk ditemukan titik temu dan jawaban beserta dasar hukumnya.
 
“Sebagaimana pada materi memandikan jenazah yang sudah disampaikan pada pertemuan sebelumnya. Pada praktek mengafani jenazah sangat mungkin ditemukan perbedaan, namun selama sesuai dengan ketentuan dan tidak bertentangan dengan fiqih Syafi’iyah perbedaan tersebut tidak menjadi masalah,” terangnya.
 
Selain praktik mengafani jenazah, sebagai materi pembuka para kader Ansor juga dibekali materi tambahan berupa praktik murotal Al-Qur’an sesuai dengan bacaan yang lazim di Indonesia khususnya bagi warga NU.
 
“Hal ini menjadi tugas keilmuan kami selaku pengurus sekaligus juga menjadi program kerja yang sudah ditetapkan. Selain sebagai ikhtiar bersama para pengurus dalam membentuk kader yang tidak hanya cakap dalam kegiatan lapangan semata, namun juga dalam hal penguasaan berbagai keilmuan khususnya kemampuan dalam membaca Al-Qur’an yang baik dan benar," ujar H Bagus Salim selaku penanggungjawab dan pemateri murotal Al-Qur’an.
 
Terpisah Ketua PAC GP Ansor Lebaksiu Ryan Saeful Rizal menambahkan, kegiatan bertujuan sebagai penguatan ajaran dan faham Ahlussunnah Wal Jamaah bagi para kader Ansor di Kecamatan Lebaksiu khususnya dalam bidang fiqih. 
 
"Ini untuk memberikan bekal kemampuan bagi kader untuk berperan di masyarakat khususnya dalam kaitannya dengan perawatan jenazah, dalam hal ini adalah kemampuan mengafani jenazah," jelasnya. 
 
Dia juga berharap kegiatan ini berjalan berkesinambungan dengan program yang dilaksanakan oleh masing–masing ranting yang juga diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kemampuan dan peran serta kader Ansor kecamatan Lebaksiu di tengah–tengah masyarakat. 
 
“Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang kami laksanakan sebagai rangkaian kegiatan Rijalul Ansor," paparnya.
 
Setelah kegiatan ini lanjutnya, diharapkan para kader di tingkatan ranting mampu melakukan follow up, sehingga kegiatan ini berdampak positif dan signifikan bagi kader Ansor pada khususnya dan masyarakat pada umumnya sebagai bagian langkah dalam mengawal dan menguatkan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah–tengah masyarakat. 

Kontributor: Saiful Bahri, Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile