Kemarau Panjang, NU Ajak Bupati dan Warga Blitar Gelar Shalat Istisqa

Kemarau Panjang, NU Ajak Bupati dan Warga Blitar Gelar Shalat Istisqa
Suasana shalat istisqa di Lapangan Desa Panggungrejo, Panggungrejo, Blitar, Jatim. (Foto: NU Online/ Imam Kusnin Ahmad)
Suasana shalat istisqa di Lapangan Desa Panggungrejo, Panggungrejo, Blitar, Jatim. (Foto: NU Online/ Imam Kusnin Ahmad)
Blitar, NU Online
Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Air, tidak semata dapat diseloesaikan dengan pemberian bantuan air bersih. Yang juga layak dilakukan adalah meminta kepada Allah SWT agar ditirunkan hujan.
 
Karenanya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar, Jawa Timur beserta seluruh badan otonom, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) telibat dalam kegiatan shalat istisqa.
 
Acara ini juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Blitar dan dilangsungkan di lapangan Desa Panggungrejo, Panggungrejo, Senin (7/ 9) siang.
 
Saat kegiatan berlangsung, perkiraan jumlah jamaah kurang lebih 2000 orang meliputi pelajar, santri, aparatur sipil negara, TNI, PolriI, Kementerian Agama, serta warga di sekitar lokasi.
 
Acara dimulai pukul 08.00 dengan sambutan dari Bupati Blitar yang didahului pemberian santunan kepada ratusan fakir miskin dari beberapa donatur termasuk Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Desa Panggung Rejo.
 
Jumlah bantuan yang diberikan kurang lebih sebesar 10 juta rupiah berupa paket sembilan bahan pokok dan sejenisnya. 
 
KH Azizi Hasbulloh memberikan penjelasan tentang tata cara ibadah dan dilanjutkan shalat dan  khatbah, serta diakhiri doa. 
 
Dalam khatbahnya, Kiai Azizi menyampaikan seluruh masyarakat harus bertaubat atas segala kesalahan supaya Allah SWT  memberikan pengampunan atas segala dosa. 
 
“Masyarakat harus berdoa sungguh-sungguh supaya Allah memberikan rezeki maupun kelangsungan hidup dan kemuliaan, serta memberkahi dengan turunnya hujan yang bermanfaat,” katanya. 
 
Kegiatan selesai pada pukul 10.00 dilanjutkan simbolik distribusi bantuan. 
 
Adapun dari PCNU melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) menggandeng Mitra IDI IPHI dan Masjid Agung Wlingi raya mendistribusikan 20 ribu liter air bersih. 
 
Selain dihadiri Bupati Blitar, tampak pula para petinggi PCNU Kab Blitar di antaranya. Sekretaris NU, Ketua LAZISNU, serta KH Masdain Rifai Akhiyat. 
 
Yang istimewa dari kegiatan ini adalah karena dilaksanakan pada puncak kemarau yang tahun ini tergolong panjang. Dimana dalam prediksi BMKG hujan rata-rata baru akan turun sekitar akhir Oktober 2019.
 
Sementara itu kondisi sumber mata air di kawasan Kabupaten Blitar Selatan semakin kering dan masyarakat semakin sulit memperoleh air bersih.
 
 
Pewarta: Imam Kusnin Ahmad
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile