Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Masyarakat Hendaknya Lebih Waspada Saat Bermedia Sosial

Masyarakat Hendaknya Lebih Waspada Saat Bermedia Sosial
Seminar Literasi Media PC ISNU Kabupaten Kediri. (Foto: NU Online/Imam Kusnin Ahmad)
Seminar Literasi Media PC ISNU Kabupaten Kediri. (Foto: NU Online/Imam Kusnin Ahmad)
Kediri, NU Online
Hari Santri tahun ini bagi Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur terasa istimewa. Organisasi sarjana NU ini menggelar bakti sosial berupa literasi media, pengobatan gratis dan khitanan massal. 
 
Kegiatan dipusatkan di Desa Blimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Ahad (13/10).
 
Menurut Ketua PC ISNU Kabupaten Kediri, Ali Mashuri bahwa bakti sosial merupakan kegiatan rutin tahunan. Tujuannya, di samping mengenalkan keberadan ISNU, juga untuk membantu masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan zaman.
 
“Dari literasi media, kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penggunaan media sosial atau Medsos. Kita tahu sendiri, Medsos akan memenjarakan kita, jika tidak pintar menggunakannya,” ujar dokter spesialis patologi anatomi ini. 
 
Pendapat ini dibenarkan oleh salah satu komisioner Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jawa Timur, Bashlul Hazami. Menurutnya, sebelum share tulisan di Medsos, baik di facebook, twitter atau instagram, selayaknya disaring dulu. Kenapa? Agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
 
“Banyak masyarakat yang asal share tulisan, tapi tidak hati-hati. Ya akhirnya, kena jerat pihak berwajib. Itulah bahayanya Medsos, karenanya saring sebelum sharing,” katanya.
 
Baksos ini mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan. Salah satunya, dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri, KH Muhammad Makmun. 
 
Menurutnya, PCNU Kabupaten Kediri sangat mendukung kegiatan seperti ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. ISNU ini organisasinya para sarjana dari berbagai profesi. Ada yang jadi dokter, dosen dan sebagainya. Sudah seharusnya membantu warga masyarakat sesuai keahliannya,” kata pengasuh Pondok Pesantren Ploso ini. 
 
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara ISNU Kabupaten Kediri dengan KPID Jawa Timur, Perhimpunan Dokter NU (PDNU), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kediri, dan Kepala Desa Desa Blimbing.
 
 
Pewarta: Imam Kusnin Ahmad
Editor: Ibnu Nawawi
 
Posisi Bawah | Youtube NU Online