Bupati Tegal: Manasik Haji Kecil Tanamkan Nilai dan Ajaran Islam Sejak Dini

Bupati Tegal: Manasik Haji Kecil Tanamkan Nilai dan Ajaran Islam Sejak Dini
Bupati Tegal, Hj Umi Azizah (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Bupati Tegal, Hj Umi Azizah (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Tegal, NU Online
Bupati Tegal Hj Umi Azizah mengatakan, Manasik Haji Kecil merupakan media menanamkan nilai-nilai dan ajaran Islam sejak dini. Dengan manasik haji ini, selain mempraktikkan hafalan doa juga mendorong anak agar dapat lebih banyak beraktivitas dan berekspresi sekaligus belajar menahan diri karena semuanya dilakukan secara bersama-sama dan giliran.
 
"Manasik ini diibaratkan di tanah suci. Terdapat ribuan orang dari belahan dunia yang berkumpul menjadi satu. Jadi anggap saja manasik haji kecil ini sebagai haji sungguhan. Melatih kesabaran anak, melatih bersosialisasi, berinteraksi dan bermain yang mendidik, bermain yang mencerdaskan, dan juga menyenangkan," ujarnya.
 
Hal itu dikatakan Umi Azizah saat membuka Gebyar Manasik Haji Kecil yang digelar Himpaudi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, di lapangan Pemkab Tegal Sabtu (30/11).
 
Dalam kesempatan itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal itu mencontohkan cara berpakaian haji yang baik dan benar dihadapan para peserta manasik haji kecil. Karena, menurut Umi selain mengajarkan bacaan dan tata cara ibadah yang benar, cara berpakaian juga merupakan unsur penting dalam melakukan ibadah haji. 
 
"Perlu diperhatikan, ke depan panitia untuk bisa mencermati hal seperti ini. Supaya benar-benar seperti manasik haji sungguhan. Pakaian haji tidak boleh dijahit, untuk anak laki-laki tidak boleh menggunakan peci, tidak memakai celana dalam dan semestinya tidak memakai sepatu," katanya
 
Diselenggarakannya acara ini, Umi berharap dapat membangun motivasi anak untuk berhaji. Karena pengalaman manasik haji ini akan terekam dan tertanam di memorinya sampai dewasa nanti. Untuk itu, Umi menitip pesan kepada para guru pendamping agar dapat mengarahkan anak didiknya untuk menyimak setiap materi yang disampaikan oleh pemandu.
 
"Berikan kesempatan pada anak untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. Berikan arahan tentang ritual ibadah haji yang mudah dimengerti dan tata cara manasik atau cara mengerjakannya yang benar," pesan Umi.
 
Ketua Himpaudi Kabupaten Tegal Miftah Fahrudin kepada NU Online menuturkan, manasik haji kecil diikuti 7.000 peserta dari PAUD se-Kabupaten Tegal. 
 
"Kegiatan mendapat dukungan dan bimbingan dari KBIH Kabupaten Tegal. Semoga  mendapatkan keberkahan untuk Kabupaten Tegal," pungkasnya.
 
Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati dan pemotongan pita tanda pemberangkatan peserta manasik haji kecil. 
 
Kontributor: Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile