HPN DKI Jakarta Minta Pemda Beri Kesempatan UMKM Berkembang

HPN DKI Jakarta Minta Pemda Beri Kesempatan UMKM Berkembang
Ketua HPN DKI Jakarta Samsul B Ibrahim (kiri) bersama Ketua Umum HPN Abdul Kholiq (tengah) di Jakarta. (Foto: HPN)
Ketua HPN DKI Jakarta Samsul B Ibrahim (kiri) bersama Ketua Umum HPN Abdul Kholiq (tengah) di Jakarta. (Foto: HPN)
Jakarta, NU Online
Berbagai ruang publik strategis yang ramai dengan khalayak banyak diisi dengan gerai-gerai perusahaan besar. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kurang mendapatkan tempat di sana. Hal ini membuat kesempatan berkembang mereka semakin sempit.
 
Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta meminta pemerintah daerah dapat memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk berkembang lebih dengan penyediaan ruang strategis bagi mereka. “Pemerintah memberikan kesempatan untuk UMKM biar mereka yang berjualan di sana,” kata Samsul B Ibrahim, Ketua HPN DKI Jakarta, kepada NU Online di Jakarta pada Rabu (4/12).
 
Stasiun, misalnya, ia memberikan contoh, masih didominasi oleh perusahaan-perusahaan ritel besar yang sudah memiliki banyak gerai di berbagai wilayah. “Saya sudah cek di banyak stasiun, tak ada gerai UMKM, yang banyak malah gerai milik konglomerat besar,” ujarnya.
 
Samsul menegaskan bahwa pemerintah punya tanggung jawab untuk memajukan perusahaan-perusahaan kecil agar dapat berkembang lebih baik lagi supaya bisa bertahan di tengah kondisi perekonomian dan gelombang perusahaan-perusahaan besar yang melebarkan sayapnya di banyak sektor. Setidaknya, katanya, pola kerja sama yang serupa dengan para pengusaha besar bisa juga diterima oleh para pelaku UMKM.
 
“Tugas pemerintah melindungi pengusaha kecil dengan memberikan kesempatan lebih sehingga mereka mampu bertahan,” ujar pria yang pernah menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nanggroe Aceh Darussalam itu.
 
Terbukanya kesempatan bagi mereka juga, lanjutnya, dapat menumbuhkan daya kompetitif mereka sehingga dapat lebih percaya diri dan mengembangkan potensinya lebih baik lagi. “UMKM harus diprospek oleh pemerintah agar mereka dapat bersaing dengan para perusahaan besar,” katanya.
 
Hal tersebut disampaikan mengingat tak sedikit jumlah para pelaku UMKM di wilayah ibukota ini. Mereka, menurutnya, perlu sentuhan perhatian dari pemerintah agar dapat lebih berkembang.
 
Dengan fakta demikian juga, Samsul mengatakan HPN DKI Jakarta akan fokus membantu pemerintah dalam memajukan para pelaku UMKM di wilayah pengembangan sumber daya dengan menggelar pelatihan bagi mereka. Hal ini penting agar mereka matang dari berbagai seginya.
 
Pelatihan ini juga, menurutnya, penting sebagai sarana membangun sinergitas dan berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpengusaha. Pertemuan itu juga penting guna membangun jejaring kemitraan.
 
Kesempatan yang sama, menurut Samsul harus diberikan oleh kalangan perbankan, untuk benar-benar membantu UMKM berkiprah menggerakan ekonomi bawah, dalam rangka memajukan perekonomian nasional.
 
Pewarta: Syakir NF
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile