Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

GP Ansor Sumenep Fokus Penguatan Jam'iyah dan Pemberdayaan Jama’ah

GP Ansor Sumenep Fokus Penguatan Jam'iyah dan Pemberdayaan Jama’ah
Pengurus GP Ansor Sumenep saat menghadiri Rapat Kerja PAC GP Ansor Kecamatan Ganding, Sumenep. (Foto: NU Online/Sulaiman)
Pengurus GP Ansor Sumenep saat menghadiri Rapat Kerja PAC GP Ansor Kecamatan Ganding, Sumenep. (Foto: NU Online/Sulaiman)

Sumenep, NU Online

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menekankan pentingnya seluruh lembaga dan banomnya untuk memiliki program prioritas yang berorentasi pada penguatan jam'iyah dan pemberdayaan jama’ah.

 

Hal tersebut diungkapkan pengurus PC GP Ansor Kabupaten Sumenep, Ach. Daniyal saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja dan Santunan Anak Yatim, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ganding, di Pesantren Miftahur Rohman, Ganding, Sumenep, Senin (13/1).

 

Daniyal --sapaan akrabnya-- menegaskan, dalam membuat program kerja, GP Ansor penting untuk membaca dan menganalisa kondisi atau kultur masyarakat sekitar, sehingga GP Ansor menjadi solusi dalam setiap permasalahan yang ada.

 

"Jadi kita dalam merancang program kerja itu harus menganalisa kondisi atau kultur dari masyarakat sekitar. Setelah kita mampu menganalisasi, jadikan sebagai program prioritas. Keberadaan GP Ansor di tengah-tengah masyarakat harus menjadi problem solving," tegasnya.

 

Dalam membangun isu atau menentukan tema besar langkah perjuangan ke depan, katanya, harus fokus dalam penguatan jam'iyah dan pemberdayaan jama’ah. GP Ansor bukanlah organisasi yang baru lahir. Bukan lagi untuk beradaptasi, tetapi saatnya memberikan manfaat untuk masyarakat.

 

"Gagasan perekonomian masyarakat itu harus lahir dari kita. GP Ansor sudah lama berdiri, kita harus hadir dalam setiap proses penyembuhan permasalahan di masyarakat. Jadi, setiap yang kita programkan akan melahirkan penguatan internal dan bermanfaat bagi eksternal," jelas mantan aktivis PMII Sumenep tersebut.

 

Konsep penguatan jam'iyah dan pemberdayaan jamaah ini mendapat respon positif dari pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ganding, Kabupaten Sumenep. Sejatinya pemberdayaan warga nahdliyin, khususnya di bidang ekonomi memang sudah seharusnya dipikirkan dan dicarikan solusi bersama.

 

"Nahdlatul Ulama adalah organisasi kemasyaratan yang memiliki jama’ah yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini. Namun keberadaan ataupun kondisi Nahdliyin, khususnya dalam hal ekonomi, sejauh ini masih belum banyak disentuh oleh lembaga NU atau Banomnya. Jika ini bisa dilakukan dengan baik, saya rasa NU akan semakin besar," kata Wakil Ketua MWCNU Ganding, Kiai Muhammad Helmi Abdul Mu'in.

 

Kontributor: Sulaiman

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile