Berjuang di Fatayat Harus Ikhlas

Berjuang di Fatayat Harus Ikhlas
Pelantikan PR Fatayat NU se Kecamatan Dukuhwaru, Tegal (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Pelantikan PR Fatayat NU se Kecamatan Dukuhwaru, Tegal (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Tegal, NU Online
Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Masrukha mengatakan, berjuang di Nahdlatul Ulama atau di Fatayat harus didasari penuh dengan keikhlasan dan rasa taggung jawab. 
 
"Walaupun berjuang di NU dan Fatayat tidak ada bayaran, namun yang pasti perjungan kita akan diganti Allah SWT dngan rejeki yang lain," tandasnya.
 
Hal itu disampikan Marsukha saat dirinya melantik 8 Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal pada Sabtu (25/01) di halaman Mushala Darussalam Desa Pedagangan Kecamatan Dukuhwaru.

Dikatakan, meski sebagian besar pengurus fatayat adalah ibu-ibu muda, akan tetapi semangat berjuang di NU jangan sampai kendor karena kesibukannya. "Harus tambah semangat dan lebih semangat," tegasnya.
 
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Dukuhwaru Dewi Aminah kepada NU Online menuturkan, pelantikan sengaja digelar secara serentak bersamaan dengan pengajian Mudzakarah Muslimat NU dan Fatayat NU. Ini untuk mewujudkan kekompakan anggota Fatayat NU se Kecamatan Dukuhwaru.
 
"Pelantikan diikuti oleh 8 Ranting Fatayat NU periode 2020-2023, yakni Desa Dukuhwaru, Kalisoka, Sindang, Gumayun, Bubuk, Krasak, Selapura dan Bulakpacing," terangnya.
 
Dewi berharap, Pimpinan Ranting yang baru dilantik bisa bertanggung jawab dalam mengemban amanah organisasi.  Selain itu, Pimpinan Ranting juga diharapkan bisa bersinergi dengan program Anak Cabang dan Pimpinan Cabang.
 
"Pelantikan adalah awal untuk menggerakan organisasi. Mari niatkan berjuang di Fatayat NU karena Allah Insyaallah berkah," pungkasnya.
 
Ketua Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhwaru Ustadz M Rizqon berharap, Muslimat NU dan Fatayat NU beserta badan otonom NU lainnya bisa mendukung program MWCNU Kecamatan Dukuhwaru. Salah satunya yakni program infak MWCNU.
 
"Saat ini MWCNU sedang merenovasi Sekretariat MWCNU yang terkena musibah angin. Untuk itu, mohon dukungan segenap warga NU Kecamatan Dukuhwaru," ungkapnya.
 
Hadir dalam kesempatan itu Ketua MWCNU Kecamatan Dukuhwaru Ustadz M Rizqon, Kepala Desa Pedagangan, Pengurus NU Pedagangan, Pengurus Badan Otonom NU Kecamatan dan Pengurus Muslimat NU serta Fatayat NU se-Kecamatan Dukuhwaru. 
 
Kontributor: Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile