Waspada, Ini Media Penyebaran Virus Corona

Waspada, Ini Media Penyebaran Virus Corona
Ilustrasi virus Corona yang berhasil diidentifikasi di laboratorium. (Foto: Science Photo Library)
Ilustrasi virus Corona yang berhasil diidentifikasi di laboratorium. (Foto: Science Photo Library)
Jakarta, NU Online
Virus menyebar melalui berbagai macam media seperti binatang. Virus Corona yang saat ini sedang diwaspadai masyarakat dunia juga menyebar melalui sejumlah hewan.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam laman resminya menjelaskan telah melakukan identifikasi dan pengecekan terhadap media penyebaran Virus Corona. Hasilnya, Virus Corona berasal dari hewan lalu menjangkit hewan lainnya seperti kelelawar, burung, monyet, ayam, sapi, tikus, hingga ular.

Mobilitas manusia yang lebih cepat - dengan perjalanan lewat pesawat sekitar 4,5 miliar orang pertahun - serta pola makan dengan konsumsi binatang, termasuk hewan liar - merupakan faktor-faktor penunjang tersebarnya virus.

Virus corona yang bermula di Wuhan disebarkan antar-manusia dari cairan yang keluar ketika si pembawa virus batuk atau bersin.

Kemampuan virus itu untuk bertahan di luar tubuh manusia hanya sebentar saja, maka orang harus berdekatan agar terjadi penularan.

Masyarakat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi daging kelelawar maupun hewan liar lain menyusul wabah penyakit pernapasan yang timbul akibat virus Corona.

Meski begitu, ada masyarakat yang tak menghiraukan anjuran itu karena mengonsumsi kelelawar dianggap sebagai tradisi, seperti di Manado, Sulawesi Utara.

Dikutip dari BBC, virus corona diduga berasal dari pasar daging di Wuhan. Laporan awal menyebutkan virus itu kemungkinan berasal dari ular hidup. Saat ini tiga dari empat penyakit baru bersifat zoonosis.

Secara global, konsumsi daging meningkat dan peternakan berkembang seiring makin makmurnya sebagian dunia dan meningkatnya selera kita terhadap daging.

Virus corona melompat dari hewan liar ke manusia. Di China, pasar hewan hidup dan daging merupakan hal lazim di kawasan padat. Ini bisa menjelaskan mengapa dua epidemi terakhir berasal dari kawasan itu.

Namun, dari hewan-hewan yang disebutkan di atas, para ahli menegaskan bahwa virus Corona menyebar lewat udara dan hinggap ke manusia melalui saluran pernafasan.

Pewarta: Fathoni Ahmad
Editor: Muchlishon
BNI Mobile