IMG-LOGO
Nasional
MUKTAMAR KE-34 NU

Perolehan Koin Muktamar di Sidoarjo Terkumpul Rp250 Juta Lebih


Sabtu 8 Februari 2020 16:00 WIB
Bagikan:
Perolehan Koin Muktamar di Sidoarjo Terkumpul Rp250 Juta Lebih
Sambutan dari peserta didik, staf dan pengajar serta pimpinan sekolah di Sidoarjo terkait Koin Muktamar NU. (Foto: NU Online/Yuli R)
Sidoarjo, NU Online
Menyambut hari lahir atau Harlah NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) ke-15 yang jatuh pada 9 Februari 2020 disambut gegap gempita. Hal tersebut sebagaimana dilakukan Unit Pengelola Zakat, Infak, Shadaqah (UPZIS) LAZISNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dengan penggalangan Koin Muktamar NU.
 
Penggalangan Koin Muktamar NU pada Sabtu (8/2) pagi dipusatkan di halaman Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bahrul Ulum An-Nahdliyah (Buana) Wedoro Waru.
 
Kegiatan diikuti ratusan siswa mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah kejuruan (SMK), dan dewan guru yang berada di bawah naungan Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) Buana. 
 
Bahkan siswa dari TK Muslimat dan Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Wedoro juga ikut bergabung di lokasi untuk ikut serta menyukseskan kirab Koin Muktamar NU..
 
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua MWC NU, pengurus UPZIS LAZISNU MWCNU, pengurus UPZIS LAZISNU Ranting, pengurus BP3MNU Buana, semua kepala sekolah di lingkungan BP3MNU Buana Wedoro, dewan guru dan Badan Otonom (Banom) maupun tamu undangan.
 
H Khoifulloh mewakili BP3MNU Buana dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kirab Koin Muktamar ini.
 
“Antusias seluruh nahdliyin tidak hanya di Desa Wedoro bahkan di seluruh Indonesia. Partisipasi dalam Koin Muktamar NU semakin semarak, itu menunjukkan bahwa NU ke depan akan menjadi semakin baik,” kata H Khoifulloh.
 
Dengan hadirnya Koin Muktamar NU di tempat ini, dirinya mengajak anak-anak mulai dari TK sampai dengan SMK untuk semakin mengenal NU.
 
Sementara itu Ketua MWCNU Waru, H Fahrur Rozi berharap perolehan Koin Muktamar NU di wilayahnya lebih besar dari kawasan lain. Apalagi MWCNU Waru adalah yang terbesar di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki 27 Pengurus Ranting NU.
 
“Tujuan Koin Muktamar ini adalah untuk kemandirian NU, supaya muktamar nanti adalah betul-betul menjadi muktamarnya warga NU,” tuturnya.
 
Sekretaris UPZIS LAZISNU MWCNU Waru, Abdul Adhim menerangkan bahwa pelaksanaan kirab Koin Muktamar berlangsung selama tiga hari dengan target perolehan sebesar 40 juta. Kegiatan juga bertujuan untuk mengenalkan LAZISNU kepada ranting NU, siswa dan guru.
 
“Rencana kita menyasar 19 lembaga pendidikan di wilayah MWCNU Waru. Satu lembaga pendidikan ada yang punya beberapa sekolah, sehingga pelaksanaan kirab Koin Muktamar NU berlangsung sejak Kamis kemarin dan hari ini terakhir,” terangnya.
 
Sekretaris NU Care-LAZISNU Kabupaten Sidoarjo, Chasib Hizbullah saat dikonfirmasi NU Online mengemukakan bahwa hasil kirab Koin Muktamar di kabupaten Sidoarjo sangat membanggakan. 
 
“Untuk perolehan sementara dari penggalangan Koin Muktamar serentak se-Kabupaten Sidoarjo hingga saat ini sudah mencapai sekitar Rp250 juta dan masih akan terus bertambah karena ada beberapa MWCNU yang masih melakukan penghitungan dan penggalangan.” ungkapnya. 
 
 
Kontributor: Yuli Riyanto
Editor: Ibnu Nawawi

   
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG