Rumah Sakit NU Siap Tangani Pasien Corona

Rumah Sakit NU Siap Tangani Pasien Corona
Ketum Asosiasi Rumah Sakit NU (Arsinu), HM Zulfikar As'ad. (Foto: Dok. Arsinu)
Ketum Asosiasi Rumah Sakit NU (Arsinu), HM Zulfikar As'ad. (Foto: Dok. Arsinu)
Jakarta, NU Online
Hingga saat ini masyarakat masih diresahkan oleh penyebaran virus corona. Sejumlah pihak pun melakukan persiapan penanganan, termasuk rumah sakit NU.

Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), HM Zulfikar As`ad, mengatakan secara umum rumah sakit-rumah sakit yang tergabung dalam Arsinu sudah siap dengan keadaan apa pun. Apalagi dengan akreditasi yang dimiliki oleh rumah sakit anggota Arsinu.
 
"Secara internal dengan akreditasi yang dimiliki oleh rumah sakit anggota Arsinu, jelas ada hospital savety yakni bagaimana membuat nyaman dan aman, baik untuk dokter, staf, dan pasiennya," kata pria yang memiliki sapaan akrab Gus Ufik, Rabu (4/3).

Gus Ufik menyebut, rumah sakit-rumah sakit NU, sejak awal merebaknya isu penyebaran corona, memiliki kebijakan khusus. "Kami membentuk tim dan pelatihan khusus dengan KKP yaitu instansi pemerntah yang melayani vaksin. Kegiatan ini sudah dilaksanakan di Surabaya untuk semua rumah sakit anggota Arsinu," imbuhnya.

Untuk penanganan pasien virus corona, karena ini sudah menjadi isu nasional, rumah sakit NU juga melakukan penanganan secara utuh. "Pertama tentu dengan deteksi dini. Berikutnya jika ada pasien yang positif corona, sesuai kebijakan nasianal dirujuk ke rumah sakit rujukan," paparnya.
 
Gus Ufik mengatakan identifikasi awal dilakukan dengan profesional dan hati-hati. Utamanya untuk kasus corona dengan mengetahui pasien berisiko tinggi, seperti apakah memiliki riwayat kontak dengan penderita lainnya. Ketelitian juga dikedepankan karena gejala awal pasien corona hampir sama dengan penderita hepatitis, dan demam berdarah dengue. 

Untuk antivirus, Gus Ufik menyebut saat ini belum ditemukan vaksinnya. Namun ia memandang selagi kondisi seseorang sehat, tidak akan mudah terkena virus corona.

"Hal yang penting menjaga kondisi fisik kita karena akan mudah terkena saat bertemu dengan penderita corona lainnya, jika kondisi kita lemah," kata dia.

Karena itu, ia pun mengingatkan pencegahan utama dari penyebaran virus corona adalah dengan menjaga tubuh tetap fit,  cukup asupan gizi pada makanan, menjaga kebersihan, istirahat yang baik.
 
Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Fathoni Ahmad
 
BNI Mobile