Kiai Abbas Pamekasan: Pelajar NU Harus Banyak Berkreasi

Kiai Abbas Pamekasan: Pelajar NU Harus Banyak Berkreasi
KH Abdurrahman Abbas, Sekretaris PCNU Pamekasan. (Foto: NU Online/Hairul Anam)
KH Abdurrahman Abbas, Sekretaris PCNU Pamekasan. (Foto: NU Online/Hairul Anam)

Pamekasan, NU Online

Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) harus semangat dan banyak berkreasi. Sebab, mereka merupakan ujung tombak kaderisasi generasi termuda di badan otonom (banom) NU. Jika program kerjanya mandeg, diyakini bakal menjadi preseden buruk bagi kelangsung NU di masa mendatang.

 

Demikian ditegaskan Sekretaris PCNU Pamekasan, Jawa Timur, KH Abbdurrahman Abbas merespon semangat Pengurus Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Miftahul Ulum Kebun Baru dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) IPPNU ke-65 di aula MA Putri Miftahul Ulum, Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan, Jumat (6/3).

 

"Banyak kreasi maksudnya adalah mencanangkan sekaligus merealiasikan program kerja yang bersifat akademis dan non-akademis. Program akademis berkait-erat dengan kaderisasi. Sementara non-akademis bisa semacam kegiatan aksi sosial yang menyentuh langsung lapisan terbawah masyarakat," urai Kiai Abbas, panggilan akrab KH Abdurrahman Abbas.

 

Kiai Abbas mengapresiasi semangat para pengurus PK IPPNU Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang selalu menggelorakan semangat dalam menjalankan program kerjanya. Tanpa semangat, tambahnya, organisasi bakal sulit hidup dan ragam program kerja yang sudah dirangkai akan amburadul pelaksanaannya. Bahkan, bisa terbengkalai mengenaskan.

 

Kiai Abbas mengimbau, agar IPPNU terus berkreasi lebih banyak, khususnya yang bersifat pengaderan. Tanpa kaderisasi yang baik, IPPNU diragukan bisa bertahan lama peran positifnya di masyarakat, khususnya di lingkungan para pelajar.

 

“IPPNU sebagai penerus sikap para Nabi dan penerus perjuangan NU, bagi para pengurus IPPNU dan yang bukan pengurus harus bangga, karena tujuan akhirnya pasti li i’lai kalimatillah,” tegasnya.

 

Harlah IPPNU tersebut dirangkai dengan Gema Shalawat, Istigotsah Bersama, dan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng. Para hadirin tampak khidmah mengikuti acara tersebut.

 

Pembina PK IPPNU Kebun Baru, Maryam menambahkan, acara tersebut mengikuti dan mengapresiasikan tema yang ditentukan Pimpinan Pusat IPPNU, yaitu Pelajar Mandiri Membangun Negeri.

 

“Dengan harapan, pertama kali diadakan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama sebagai pengganti dari OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah, red), anak-anak IPPNU tidak hanya mengabdi pada madrasah dan pondok pesantren, melainkan juga bisa mengabdi pada masyarakat,” harapnya.

 

Maryam optimistis harapannya tersebut tidak akan bertepuk sebelah tangan. Itu karena pihaknya menyaksikan betapa para pengurus PK IPPNU Kebun Baru punya semangat koordinasi yang tinggi.

 

"Termasuk konsultasi program kerja sekaligus strategi dalam merealisasikannya," tukas Maryam

 

Kontributor: Hairul Anam

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile