RMINU dan Baznas Jombang Bersinergi Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

Program kemitraan penggemukan kambing Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jombang bersama Baznas. (Foto:Istimewa)
Program kemitraan penggemukan kambing Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jombang bersama Baznas. (Foto:Istimewa)
Program kemitraan penggemukan kambing Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jombang bersama Baznas. (Foto:Istimewa)
Jombang, NU Online
Badan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jombang, Jawa Timur dan Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) setempat bersinergi untuk mendorong terealisasinya program-program kemandirian ekonomi yang dimiliki pesantren.

Sinergi diwujudkan dalam bentuk bantuan uang tunai dari Baznas untuk program penggemukan kambing RMINU di Kota Santri ini. Bantuan secara simbolis diberikan Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang Sumrambah kepada dua pesantren.
 
Pertama, Pesantren Darul Hikmah, Dusun Jlopo, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Jombang. Kedua, Pesantren Sunan Kali Jogo, Dusun Jatipandak, Dusun Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Jombang.

"Semoga ke depan bisa menyentuh semua pondok pesantren di Kabupaten Jombang," kata putri almaghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah ini, Jumat (20/3).

Adapun bantuan yang diterima masing-masing pesantren sebesar 25.000.000 dan diterima oleh perwakilan dari stakeholders dua pesantren bersangkutan. 

Ketua Baznas Jombang Didin Achmad Sholahudin mengungkapkan, program tersebut merupakan ikhtiar Pemkab Jombang melalui Baznas dalam mendorong upaya kemandirian yang dilakukan oleh sejumlah pesantren, tidak terkecuali pesantren di bawah binaan RMINU. 

“Ini merupakan komitmen Pemkab Jombang untuk membantu pesantren dalam membangun kewirausahaan santri, dan lembaga usaha untuk pondok pesantren," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Ketua PC RMINU Jombang H AR Jauharuddin Alfatih mengapresiasi atas bantuan yang diberikan Baznas untuk mengembangkan usaha-usaha yang selama ini dilakukan pesantren.

Beberapa Pesantren di Jombang, lanjutnya, memang sudah mulai konsentrasi dalam hal pemberdayaan ekonominya. Dengan segala potensi yang dimiliki pesantren, ia meyakini ke depan usaha kemandirian ekonomi pesantren dapat terwujud dengan baik.

"RMINU Jombang berterima kasih kepada Baznas Jombang atas terlaksananya kerja sama dalam pemberdayaan ekonomi pesantren. RMI berharap, awal yang bagus ini dapat berlangsung secara kontinu di kesempatan mendatang," ujarnya.

Pengasuh Pesantren Al-Ghazali Tambakberas Jombang ini menambahkan, Baznas sudah melakukan langkah konkret dalam mendukung usaha perekonomian pesantren. Ke depan, imbuhnya, Baznas perlu menyasar pesantren-pesantren yang selama ini kurang mendapat perhatian lebih dari tangan-tangan dermawan.

Pasalnya, menurut data yang dikantonginya, pesantren-pesantren yang ada di wilayah pinggiran di Jombang cukup banyak. Mereka butuh dukungan dalam mengembangkan pondoknya, termasuk usaha-usaha produktif yang ditekuninya.

"RMINU merekomendasikan Baznas untuk menyentuh pesantren-pesantren yang berada di wilayah periferal Jombang. Karena masih banyak pesantren di wilayah tepi Kabupaten Jombang yang belum tersentuh oleh program pemerintah maupun lembaga pemberi bantuan. Apalagi di situasi pandemik global seperti sekarang ini, maka program kemitraan semacam ini diharapkan dapat meminimalisir ekses ekonomi dan dampak sosial yang terjadi di masyarakat," pungkasnya. 
 
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Musthofa Asrori
 
BNI Mobile