Ada Wabah Corona, Agenda Kegiatan Ansor Jateng 2020 Dijadwal Ulang

Ada Wabah Corona, Agenda Kegiatan Ansor Jateng 2020 Dijadwal Ulang
Wakil Ketua PW GP Ansor Jateng, Ngainirrichadi (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Wakil Ketua PW GP Ansor Jateng, Ngainirrichadi (Foto: NU Online/Samsul Huda)
Semarang, NU Online
Merebaknya virus corona (Covid-19) khususnya di wilayah Jawa Tengah menjadi perhatian serius Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah.
 
"Seluruh kegiatan yang melibatkan massa pada semester pertama 2020 dijadwal ulang, termasuk agenda pengkaderan kader inti Ansor atau Barisan Ansor Serba Guna (Banser)," ujar Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Ngainirrichadi kepada NU Online di Semarang, Senin (23/3).
 
Dikatakan, penjadwalan ulang atau rescheduling sejumlah agenda yang telah disusun PW, PC, PAC maupun Ranting itu karena memenuhi maklumat pemerintah sehubungan ditetapkannya darurat corona.
 
"Penetapan darurat corona diikuti dengan larangan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan massa kami patuhi hal itu, sehingga sejumlah agenda termasuk pengkaderan ditunda," kata Richard.
 
Disampaikan, kebijakan penundaan itu sudah disampaikan kepada Pimpinan Pusat GP Ansor di Jakarta maupun pimpinan Ansor di tingkat cabang, anak cabang dan ranting serta PWNU Jateng.

"Kebijakan penundaan itu bisa dimengerti dan dipahami kendati sederet program kegiatan seperti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Pendidikan dan Latihan Tingkat Dasar ( Diklatsar) Banser dan sejumlah agenda lainnya sudah disiapkan dengan baik, tinggal melaksanakan saja," jelasnya.
 
Dia menambahkan, penundaan itu belum dapat diketahui hingga kapan, semuanya sangat tergantung dengan situasi dan kondisi, terutama terkait dengan darurat corona yang ditetapkan pemerintah.
 
"Yang jelas, jika hingga akhir semester pertama 2020 situasi darurat corona belum dinyatakan berakhir oleh pemerintah atau pemerintah masih melarang kegiatan pengumpulan massa maka penjadwalan ulang atau penundaan kegiatan akan diperpanjang hingga memasuki semester kedua 2020," tandasnya.
 
Selanjutnya, begitu masa darurat Corona dinyatakan selesai dan aturan pelarangan mengumpulkan massa dicabut, maka seluruh agenda kegiatan Ansor di Jateng yang tertunda akan direalisasikan.
 
"Kesempatan jeda aktivitas ini akan dimanfaatkan para aktivis Ansor untuk menjalankan berbagai agenda. Di antaranya menjalankan ibadah dan merapikan manajemen internal organisasi," ujarnya.
 
Selain itu tuturnya, juga membantu pengurus NU mengkonsolidasikan mananajemen internal organisasi NU dan mensosialisasikan program kegiatan pencegahan virus corona di tengah masyarakat.
 
"Mari, Nahdliyin berdoa  bersama-dama dengan khusyuk agar Allah SWT memberikan pertolongan kepada kita semua yang tengah menghadapi ujian besar dari Allah SWT," tuturnya.
 
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile