Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

NU di Sumenep Buka Layanan Donasi untuk Penuhi Kebutuhan APD Tenaga Medis

NU di Sumenep Buka Layanan Donasi untuk Penuhi Kebutuhan APD Tenaga Medis
Penyerahan APD oleh NU Care-LAZISNU Jatim di RSI Siti Hajar, Sidoarjo. (Foto: NU Online/Istimewa)
Penyerahan APD oleh NU Care-LAZISNU Jatim di RSI Siti Hajar, Sidoarjo. (Foto: NU Online/Istimewa)

Sumenep, NU Online

Minimnya alat pelindung diri (APD) yang biasa digunakan tenaga medis dalam menangani pasien positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menjalani perhatian semua pihak. Apalagi sudah tercatat puluhan tenaga medis meninggal dunia akibat tertular virus Corona dari pasien.

 

Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep membuka donasi untuk pengadaan APD yang nantinya akan didistribusikan pada setiap rumah sakit rujukan pasien Covid-19, khususnya yang berada di pulau Madura.

 

"Ini berangkat dari keprihatinan kami terhadap kondisi petugas medis dalam menangani Covid-19. Beredar di beberapa akun media sosial yang menunjukkan mereka sangat butuh APD yang memadai, padahal mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang berada di garda terdepan dalam menanggulangi wabah Corona," jelas ketua MWCNU Kecamatan Bluto Kiai Mosa Faris saat dihubungi NU Online, Sabtu (11/4).

 

Pihaknya tidak menginginkan jumlah tenaga medis yang meninggal bertambah. Mengingat jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih semakin bertambah dan mereka membutuhkan tenaga medis yang cukup sehingga angka kesembuhan terus meningkat.

 

"Jumlah tenaga medis yang meninggal tidak boleh bertambah. Saat ini negara kita sangat butuh tenaga medis untuk menekan angka kematian akibat Covid-19. Sebab sebaran data yang disebar pemerintah itu juga bisa mempengaruhi mental masyarakat, jika pasien yang sembuh meningkat apalagi sampai melampaui angka kematian maka masyarakat akan lebih tenang," sambungnya.

 

Atas dasar itu, Kiai Mosa mengajak masyarakat bisa membantu tenaga medis yang saat ini sedang berjuang melalui open donasi yang dilakukan NU Kecamatan Bluto.

 

"Mari bantu para tenaga medis yang sedang berjuang. Jangan biarkan mereka kesehatannya terancam akibat minimnya APD," tukasnya.

 

Dalam open donasi ini, NU Kecamatan Bluto menggandeng beberapa Banom seperti IPNU-IPPNU, GP Ansor, Fatayat dan Muslimat.

 

Koordinator Divisi Pengumpulan Donasi, Choirur Rahman menyebutkan, donasi bisa dilakukan dengan transfer melalui rekening yang sudah ditentukan atau menghubungi panitia donasi untuk dijemput ke rumah donatur.

 

"Kami siap mendatangi rumah-rumah para donatur untuk menjemput donasi pengadaan APD ini. Karena saat ini kita tahu sangat dibatasi keluar rumah demi mencegah penularan Covid-19. Sedangkan APD sangat dibutuhkan tenaga medis karena merupakan kebutuhan mutlak mereka," kata pria yang saat ini menjabat sebagai ketua PAC IPNU Kecamatan Bluto tersebut.

 

NU Kecamatan Bluto bersama Banomnya juga telah melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan lainnya dalam upaya mencegah penularan Covid-19, seperti pembagian hand sanitizer dan masker serta penyemprotan disinfektan.

 

"Ayo bantu tenaga medis dengan donasi atau paling tidak kalau tidak bisa, bantu mereka dengan tetap mematuhi imbauan pemerintah, tidak keluar rumah dulu, jaga pola hidup sehat dan bersih," tukasnya.

 

Kontributor: Sulaiman

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile