PEDULI COVID-19

Sambut Ramadhan, PCNU Lasem Gelar Istighotsah Ruwahan Online Bersama 19 Kiai

Sambut Ramadhan, PCNU Lasem Gelar Istighotsah Ruwahan Online Bersama 19 Kiai
19 kiai siap menggelar istighotsah ruwahan secara daring bersama PCNU Lasem. (Foto: Dok. LDNU Lasem)
19 kiai siap menggelar istighotsah ruwahan secara daring bersama PCNU Lasem. (Foto: Dok. LDNU Lasem)
Kudus, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lasem akan menggelar Istighotsah Ruwahan pada Ahad (19/4). Berbeda dari tahun sebelumnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara online dengan menyiarkan langsung dari YouTube.

Ketua PCNU Lasem KH Sholahuddin Fatawi menjelaskan, Istighotsah dan Ruwahan kali ini bakal berbeda. Karena menghindari penyebaran wabah virus Corona (Covid-19), pihaknya berinisiatif melaksanakannya secara daring (dalam jaringan) atau online.

“Istighotsah dan Ruwahan sudah menjadi rutinitas tahunan yang diselenggarakan PCNU Lasem setiap akhir Sya’ban. Biasanya diikuti seluruh warga NU baik dari IPNU, IPPNU, Fatayat, Ansor, maupun Muslimat. Namun, adanya Covid-19 ini maka tidak memungkinkan untuk bertatap muka secara langsung,” jelas Gus Din kepada NU Online melalui WhatsApp, Sabtu (18/4).

Gus Din, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Istighotsah dan Ruwahan Online itu mengambil tema ‘Untuk Indonesia Menjemput Ramadhan Aman dari Covid-19 Bersama 19 Kiai Sepuh’. Kegiatan tersebut diagendakan pada Ahad siang pukul 13.30 WIB.

Acara tersebut, kata dia, akan dihadiri 19 kiai sepuh yang ada di wilayah Lasem, Pancur, Sluke, Kragan, dan Sarang. Para kiai yang sudah mengkonfirmasi hadir di antara lain Pengasuh Pesantren Al Anwar 2 Sarang yang juga Wakil Katib Syuriyah PBNU KH Abdul Ghofur Maimoen.

Selain itu, Rois Syuriyah PCNU Lasem KH Roghib Mabrur, Bupati Rembang KH Abdul Hafidz, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang KH Majid Kamil Maimoen. 

“Hadirnya 19 kiai sepuh dari beberapa daerah di Lasem itu memiliki filosofi dari Covid-19. Banyak sekali kiai yang sudah menyatakan siap bergabung dalam acara Istighotsah dan Ruwahan ini,” terang dosen IAIN Kudus itu. 

Ke-19 kiai sepuh, kata Gus Din, akan memimpin dari kantor PCNU dan sebagian lainnya dari pesantren atau tempat masing-masing. Secara teknis pelaksanaan acara akan ditangani Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Lasem melalui siaran langsung di sejumlah akun YouTube. 

Menurut dia, karena masih banyak masyarakat yang tidak memahami sistem daring, maka sejumlah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) akan membuat pos kecil untuk menayangkan siaran langsung Istighotsah dan Ruwahan.

Ia berharap, pandemi Covid-19 cepat bisa dikendalikan dan menghilang. “Selain itu, masyarakat dapat tetap tenang, berdoa, dan beribadah dengan khusyu’. Jangan lupa selalu bersedekah walau hanya sepele karena dapat menolak musibah,” pesannya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua LDNU Lasem Mohammad Thoyib mengatakan, istighotsah online tersebut akan ditayangkan langsung di YouTube Channel NU Media Group Rembang, terdiri dari tiga akun yakni LDNU Lasem, Barisan Nusantara, dan Generasi Muda Nusantara.

Menurut Thoyib, acara Ruwahan ini sebenarnya selalu dilaksanakan rutin tiap tahun. Hanya saja, untuk tahun ini dilakukan secara online. Istighotsah kubro secara online ditempuh untuk mengikuti protokol pemerintah terkait jaga jarak sosial waspada Covid 19.

“Rakyat musti mengikuti pemerintah sesuai firman Allah, Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, serta ulil amri di antara kalian,” ujarnya mengutip QS An Nisa: 59.

Secara khusus, ia berpesan kepada masyarakat agar cerdas dalam mengkonsumsi berita ataupun informasi. “Patuhilah imbauan pemerintah dan taatlah kepada fatwa kiai. Inilah tradisi yang ada di NU,” tandasnya. 

Untuk lokasi pelaksanaan, lanjut dia, di gedung PCNU Lasem. Beberapa kiai akan dibagi menjadi dua tempat. 19 kiai di kantor PCNU Lasem, sedangkan undangan yang lain melalui teleconference via aplikasi Zoom yang dapat disaksikan melalui streaming di ponsel dan laptop masing-masing.
 
Kontributor: Afina Izzati
Editor: Musthofa Asrori
BNI Mobile