Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kiai Khanafi Orang yang Ikhlas Berjuang di NU Tanpa Pamrih

Kiai Khanafi Orang yang Ikhlas Berjuang di NU Tanpa Pamrih
Jenazah almarhum K Khanafi menuju peristirahatan terakhir (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Jenazah almarhum K Khanafi menuju peristirahatan terakhir (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Tegal, NU Online
Almarhum Kiai Muhammad Khanafi bin Masyhuri yang wafat Selasa (19/5) malam adalah orang yang betul-betul ikhlas dalam perjuangan, tanpa pamrih, dan tidak mengenal lelah demi untuk kemajuan Nahdlatul Ulama, khususnya syiar Islam di Pedukuhan Krasak Slaranglor dan Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah secara umum. 
 
Hal itu diungkapkan Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal masa khidmat 2003-2008 H Muslihin Noor saat menghadiri prosesi pemakaman almarhum K Muhammad Khanafi di Pedukuhan Krasak Slaranglor Kecamatan Dukuhwaru.
 
Menurut pria yang berprofesi sebagai pendidik itu, dalam perjuangannya untuk NU, Kiai Khanafi selalu ikhlas tanpa pamrih. Baik tenaganya, pikirannya, serta hartanya yang tidak sungkan-sungkan untuk berkorban demi perjuangan NU. 
 
"Pada hari ini, tokoh kita, ulama kita, guru kita sampun kapundut daning Gusti Alloh SWT (diambil menghadap Alloh SWT). Mari kita bareng-bareng (bersama) menshalati dan mengantarkan jenazah almarhum," ujarnya.
 
Senada, Tokoh NU setempat yang mewakili Sohibul Musibah Kiai Abdul Kholik mengungkapkan, almarhum Kiai Khanafi bin Masyhuri merupakan orang baik. Orangnya tekun luar biasa, ikhlas luar biasa. 
 
"Anggene perjuangan (saat berjuang), kuliah subuh, kegiatan ke-NU-an niku luar biasa. tidak pernah lelah. Kami merasa kehilangan," ungkapnya.
 
Oleh karena itu, Abdul Kholik mendoakan semoga almarhum dapat diterima di sisi Allah SWT. Terlebih wafatnya dalam bulan suci Ramadhan yang mendapat mahgfirah, rahmat, dan itkum minannar di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. 

"Insyaallah ngepasi (bertepatan) malam lailatul Qodar. Semoga almarhum mendapat keberkahan bulan Ramadhan. Aamiin," pungkasnya.
 
Data yang dihimpun NU Online, almarhum K Muhammad Khanafi bin Masyhuri merupakan Ketua MWCNU Dukuhwaru selama dua periode yakni tahun 2003-2008 dan periode 2008-2013 atau mengabdi selama 10 tahun untuk NU. 
 
Almarhum mendampingi Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Dukuhwaru saat itu yakni KH Munir Maghfuri. Kiprah almarhum saat menjadi pengurus bersama tokoh NU lainnya berhasil merintis berdirinya SMP Ma'arif NU Dukuhwaru dan Gedung MWCNU Dukuhwaru sebagai pusat kegiatan warga NU.
 
Sekretaris PCNU Kabupaten Tegal H Nurkholis Sobari turut menyampaikan belasungkawa. "Saya ikut menjadi saksi bahwa beliau pejuang NU. Semoga beliau khusnul khotimah," ujarnya. 
 
Sebelum meninggal, almarhum mengalami sakit stroke hingga mengena syaraf sekitar setahun terakhir. Sekitar jam 15.00 Wib kondisinya mulai kritis. Dan pada hari Selasa, 19 Mei 2020 bertepatan 27 Ramadhan 1441 H almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar jam 21.15 Wib di kediamannya.
 
Almarhum dimakamkan pada hari Rabu, 20 Mei 2020 pukul 08.30 Wib di pemakaman umum Pedukuhan Krasak, Desa Slaranglor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal. Pemakaman dihadiri jajaran Pengurus MWCNU Kecamatan Dukuhwaru, Pengurus Ranting, Ansor Banser, dan masyarakat setempat.
 
Selamat jalan Kiai. Insyaallah Husnul Khotimah. Aamiin. 
 
Kontributor: Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile