Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ramadhan Lalu, NU Care-LAZISNU Salurkan Zakat Fitrah Tujuh Ratus Juta Lebih

Ramadhan Lalu, NU Care-LAZISNU Salurkan Zakat Fitrah Tujuh Ratus Juta Lebih
Peta sebaran penyaluran zakat fitrah NU Care-LAZISNU
Peta sebaran penyaluran zakat fitrah NU Care-LAZISNU

Jakarta, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PBNU menyalurkan zakat fitrah pada Ramadhan 1441 Hijriah/2020 M sebesar Rp 729.067.500 kepada 3.645 orang yang berada di 16 provinsi di Indonesia. Zakat fitrah tersebut merupakan hasil penghimpunan Tokopedia Salam yang dipercayakan melalui NU Care-LAZISNU. 


Sebaran distribusi zakat fitrah itu antara lain disalurkan kepada warga Sumatera Selatan Rp 10 juta, Jambi Rp 12 juta, Sumatera Barat 10 juta, Provinsi Bengkulu Rp 6 juta, Provinsi Lampung Rp 15 juta, Banten Rp 34 juta, Jawa Barat Rp 178.200.000, Jawa Timur 20 juta, Bali Rp 10 juta, Nusa Tenggara Barat Rp 10 juta, Sulawesi Tenggara Rp 8 juta, Papua Rp 6 juta, Sulawesi Tengah Rp 6 juta, Kalimantan Utara Rp 10 juta, Kalimantan Timur Rp 20 juta dan DKI Jakarta 204 juta 867.500.


Manajer Audit Internal dan Manajemen Risiko pada NU Care-LAZISNU Slamet Tuharie mengatakan, pendistribusian zakat fitrah tersebut berhasil dilakukan atas kerja sama seluruh NU Care-LAZISNU di daerah. Menurutnya, nominal zakat fitrah disesuaikan dengan jumlah mustahik zakat yang discreaning amil zakat NU Care-LAZISNU.


“Prosesnya itu kita minta data ke daerah, daerah mengajukan data. Beberapa daerah kami tunjuk langsung yang menurut kita layak. Terutama sebaran di Jabodetabek kaitannya dengan Covid-19. Jadi mereka transfer kemudian mereka mendistribusikan, mendokumentasikan, mengirim data dan lain-lain sesuai dengan alamat KTP,” katanya kepada NU Online, Jumat (5/6). 


Secara umum, seluruh zakat fitrah berbentuk uang, tetapi pada saat distribusi ke daerah disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Sebab ada beberapa daerah yang melazimi zakat fitrah itu dengan makanan  pokok beras. 


“Akhirnya mereka belikan beras,” kata  Slamet. 


Pendistribusian zakat fitrah yang dilakukan NU Care-LAZISNU dan Tokopedia Salam kali pertama dijalin. Menurut Slamet, kerja sama perdana tersebut cukup memberikan kesan yang sangat positif. 


“Perolehannya juga sangat bagus, ini persentase tertinggi di LAZISNU Pusat dengan Tokopedia Salam. Kita berterima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya kepada NU Care-LAZISNU dan juga kepada Tokopedia Salam, terim kasih sudah diberikan kesempatan menjadi mitra strategisnya,” ujarnya. 


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori 
Editor: Abdullah Alawi
 

BNI Mobile