Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Perkuat Pertanian, NU Subang Kembangkan Tanaman Hidroponik 

Perkuat Pertanian, NU Subang Kembangkan Tanaman Hidroponik 
Tanaman hidroponik sedang dikembangkan PCNU Subang (Foto: NU Online/Aiz Luthfi)
Tanaman hidroponik sedang dikembangkan PCNU Subang (Foto: NU Online/Aiz Luthfi)

Subang, NU Online
Untuk memperkuat bidang pertanian dan ketahanan pangan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Subang, Jawa Barat mengembangkan usaha budi daya sayuran melalui pola hidroponik. Langkah awal yang sudah dilakukan adalah menanam aneka sayuran hidroponik di area rumah beberapa pengurus.

 

"Beberapa pengurus sudah melakukan uji coba menanam sayuran hidroponik dan terbukti hasilnya bisa dipetik sehingga sebagian jenis sayuran cukup untuk menutupi kebutuhan dapur," ungkap Wakil Ketua PCNU KH Toto Ubaidillah Haz, Rabu (1/7).

 

Keberhasilan tersebut lanjutnya, akan dikembangkan di tingkat kebupaten dan ditularkan kepada pengurus dan warga NU yang dimulai dengan menyiapkan laboratorium hidroponik NU Subang dan dalam waktu dekat pembangunannya itu akan segera rampung.

 

"Saat ini kita sedang menyiapkan 'Green House' yang lokasinya di belakang Kantor PCNU Subang, besok ketika bangunannya sudah selesai akan diisi penuh dengan berbagai macam sayuran  hidroponik," tambah pria yang biasa disapa Kang Toto itu.

 

Disampaikan, pada pertengahan bulan Juli mendatang PCNU Subang akan menggelar kegiatan pelatihan hidroponik yang diikuti oleh para pengurus PCNU, utusan MWCNU, dan beberapa pesantren yang ada di Kabupaten Subang.

 

"Jika nanti para peserta berhasil mengembangkan pertanian hidroponik di tempatnya masing-masing, maka hal ini akan menjadi kekuatan luar biasa bagi NU Subang karena saat ini pasar sayuran hidroponik sangat terbuka lebar," ujarnya.

 

Toto berharap, usai kegiatan pelatihan para peserta bisa memahami sekaligus menularkan ilmunya kepada para santri sehingga nantinya para santri bisa memiliki keterampilan bertani sekaligus dapat memacu kemandirian NU dan pesantren seperti yang menjadi tema dalam Muktamar NU menuju kemandirian NU untuk perdamaian dunia.

 

"Jika hidroponik ini berhasil dijalankan dengan baik, Insyaallah NU dan pesantren tidak perlu lagi menyebarkan proposal karena semuanya sudah selesai dengan hidroponik," tandasnya.

 

Tanaman hidropinik yang berhasil dikembangkan PCNU Subang, Jawa Barat

 

Lebih lanjut Kang Toto menyatakan bahwa pertanian hidroponik bisa dilakukan oleh siapapun karena tidak butuh lahan luas cukup dengan memanfaatkan pekarangan rumah, pesantren atau madrasah. Selain itu juga bertani merupakan salah satu pekerjaan yang mulia bahkan Hadratus Syekh KH Hasyim Asy`ari pernah mengeluarkan statement bahwa petani adalah penolong negeri.

 

"Apalagi di musim pandemik seperti sekarang bertani hidroponik sangat cocok untuk mengisi kegiatan di rumah. Sebab bisa menutupi ketahanan pangan keluarga bahkan bisa bernilai komersil,"tutupnya.

 

Rais PCNU Subang KH Agus Salim melihat upaya PCNU mengembangkan tanaman hidroponik patut didukung sepenuhnya. Pasalnya, selain tidak memerlukan lahan luas juga mudah dipanen.

 

"Saya berharap gerakan tanaman hidroponik dapat dikembangkan di seluruh jajaran NU di semua tingkatan maupun lembaga dan badan otonom NU, termasuk di seluruh lembaga pendidikan yang bernaung di LP Ma'arif NU," ucapnya.

 

Kontributor: Aiz Luthfi
Editor: Abdul Muiz

BNI Mobile