Jumat Ini, Pemerintah dan PBNU Serahkan Ety ke Pihak Keluarga

Etty binti toyyib (Foto: KBRI Riyadh)
Etty binti toyyib (Foto: KBRI Riyadh), Jumat Ini, Pemerintah dan PBNU Serahkan Ety ke Pihak Keluarga
Etty binti toyyib (Foto: KBRI Riyadh), Jumat Ini, Pemerintah dan PBNU Serahkan Ety ke Pihak Keluarga

Jakarta, NU Online
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui NU Care-LAZISNU akan menyerahkan Ety binti Toyyib kepada pihak keluarga Jumat (10/7).  Ety merupakan Warga Kampung Cikareo, Rt 01/02, Desa Cidadap, Kecamatan Cingambul, Majalengka, Jawa Barat yang terkena hukuman mati di Arab Saudi sejak 2001 silam. 


Berkat bantuan warga NU, Ety binti Toyyib terbebas dari hukuman mati dan telah dipulangkan ke Indonesia. Kini, Ety bisa menghirup udara bebas dan akan bersatu kembali bersama keluarganya. 


“Penyerahan Ety binti Toyyib oleh Pemerintah dan PBNU akan dilangsungkan Jumat ini,” kata Sekjend PBNU H Helmy Faisal Zaini saat menerima kunjungan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemenlu, Judha Nugraha di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya no 164, Jakarta Pusat, Rabu (8/7). “Sebelum dipulangkan ke Majalengka, Ety binti Toyyib akan ke PBNU terlebih dahulu. Pemerintah dan PBNU terus memperkuat kerjasama agar WNI yang terkena masalah di luar negeri bisa diselamatkan,” tambahnya. 


Helmy menambahkan, keberhasilan NU Care-LAZISNU dalam membebaskan Ety binti Toyyib patut dipertahankan dan diteruskan oleh seluruh warga NU di Indonesia. 


“Aksi kemanusiaan kita lakukan dengan baik, ini perlu diteruskan oleh warga NU khususnya sebagai bagian dari lembaga ukhuwah dan insaniyah,” tuturnya. 


Ia bersyukur NU Care-LAZISNU mampu menyelamatkan nyawa WNI melalui pembayaran dena sebesar Rp 12,5 miliar. Uang itu dikumpulkan dari santri, pengusaha NU, politikus, dan warga NU lain yang memiliki kemampuan menyumbangkan rezekinya. 


Sementara itu, Ketua NU Care-LAZISNU PBNU H Achmad Sudrajat mengatakan, kasus Ety binti Toyyib turut memberikan hikmah bagi bangsa Indonesia. Menurut dia, aksi kemanusiaan yang dilakukan NU merupakan amanah dari para muassis Nahdlatul Ulama. Karenanya, aksi tersebut akan terus dimaksimalkan. 


“Kita akan terus memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik untuk umat dunia khususnya Indonesia. Itu amanah yang diajarkan muassis (pendiri) NU, kami siap melaksanakan perintah kiai NU,” ujarnya. 


Tak lupa, H Achmad Sudrajat berterima kasih kepada NU Care-LAZISNU, lembaga dan banom NU di seluruh daerah karena telah banyak membantu pengumpulan dana untuk pembebasan Ety binti Toyyib. 


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori 
Editor: Abdullah Alawi 
 

BNI Mobile