Roadshow Kaderisasi IPNU-IPPNU Pamekasan; Menghidupkan Semangat Berorganisasi

Pengurus PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pamekasan saat melakukan Roadshow Kaderisasi di Kecamatan Proppo. (Foto: NU Online/Sulaiman)
Pengurus PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pamekasan saat melakukan Roadshow Kaderisasi di Kecamatan Proppo. (Foto: NU Online/Sulaiman)
Pengurus PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pamekasan saat melakukan Roadshow Kaderisasi di Kecamatan Proppo. (Foto: NU Online/Sulaiman)

Pamekasan, NU Online
Roadshow Kaderisasi menjadi program yang digalakkan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pamekasan, menyambut dicabutnya Maklumat Kapolri tentang pencegahan Covid-19. Hal itu sebagai bukti bahwa semangat pelajar NU  tidak pernah surut dalam menjalankan roda organisasi.


Dalam kegiatan tersebut, mereka berupaya menghidupkan dan membentuk kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Menurut Ketua PC IPPNU Kabupaten Pamekasan, Fathiyatul Jannah, upaya menggenjot kaderisasi ini agar IPNU-IPPNU lebih banyak dikenal lagi di masyarakat. Sehingga dalam berdakwah dan membumikan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah akan semakin mudah.


"Karena di usia pelajar adalah momentum emas untuk memberikan pemahaman pentingnya berorganisasi. Dan yang terpenting bagi kami dalam setiap tempat yang tersinggahi, terus memperkenalkan dan menanamkan paham Ahlussunnah wal Jama’ah," ujar Fathiyatul Jannah saat ditemui di komplek Kantor PCNU Pamekasan, Jalan R Abd Aziz No. 95, Jungcangcang, Pamekasan, Sabtu (11/7).


Apalagi saat ini, lanjutnya, dunia seperti dalam genggaman, dimana pelajar akan lebih mudah mengakses informasi dan pengetahuan tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu lagi. Itu semua akan menimbulkan berbagai pengaruh terhadap pola pikir dan pemahaman pelajar, termasuk pemahaman dalam keagamaan. Termasuk bukan hal yang mustahil lagi, paham-paham radikal akan terus berusaha disusupkan melalui kebebasan akses informasi ini.


"Nah, sasaran empuk mereka (penggerak paham radikal, red) adalah dunia pelajar. Di sinilah IPNU-IPPNU harus hadir dalam menanamkan dan menggerakkan paham yang diwariskan oleh Kiai Hasyim Asy'ari ini," tambahnya.


Selain itu, kata Fathim, sapaan akrabnya, kaderisasi merupakan tonggak utama dalam sebuah organisasi agar tetap  eksis dan bertahan di masa mendatang. Menjadi suatu kewajiban bagi pemegang kendali organisasi pelajar NU untuk terus mengajak pelajar, santri dan mahasiswa berkhidmah di Nahlatul Ulama melalui wadah IPNU-IPPNU.


"Kaderisasi sangat menentukan nasib sebuah organisasi. Ini yang menjadi salah satu alasan program Roadshow Kaderisasi ini digalakkan. Jika kepengurusan di setiap kecamatan, desa maupun sekolah sudah rampung semua, maka yang namanya kader insyaallah akan bermunculan. Merekalah nantinya yang akan melanjutkan tongkat istafet kepemimpinan kita," tegas Alumnus IAIN Madura tersebut.


Dijadwalkan PC IPNU-IPPNU Pamekasan pada beberapa minggu ke depan akan menyusuri daerah Pantura Kabupaten yang berjuluk Gerbang Salam ini. Untuk diketahui, sejak dimulai program Roadshow Kaderisasi ini, (9/7) lalu, sudah ada satu PAC dan PK yang terbentuk.

 

"Sudah ada satu PAC dan PK yang dibentuk, yakni Kecamatan Proppo dan Pesantren Taman Sari. Selanjutnya daerah Pantura, sekarang masih proses lobi dengan pihak terkait," tukasnya.


Pewarta: Sulaiman
Editor: Aryudi AR

BNI Mobile