Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Penderita Corona Meningkat, Banser di Sumenep Getol Bagikan Alat Cuci Tangan

Penderita Corona Meningkat, Banser di Sumenep Getol Bagikan Alat Cuci Tangan
Saat Anggota Banser memberikan bantuan alat cuci tangan pada salah satu Lembaga Pendidikan di Pasongsongan, Sumenep (Foto: NU Online/Sulaiman)
Saat Anggota Banser memberikan bantuan alat cuci tangan pada salah satu Lembaga Pendidikan di Pasongsongan, Sumenep (Foto: NU Online/Sulaiman)

Sumenep, NU Online
Kini bermuncul klaster-klaster baru penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), seperti klaster pedagang dan tenaga kesehatan (nakes). Kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menjalankan pola hidup bersih sangat diperlukan guna membendung laju penyebaran virus asal negara Tiongkok tersebut.


Untuk itu, Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep masih terus getol membantu dengan membagikan alat cuci tangan di beberapa lembaga pendidikan dan masjid. Harapannya tidak muncul pasien positif baru, terkhusus yang berasal dari dunia pendidikan maupun tempat ibadah.


"Penyebaran Corona ini bisa dihentikan dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Jika tidak demikian, pasien positif akan terus bertambah. Maka melalui pemberian alat cuci tangan ini, kami menginginkan tidak muncul pasien positif baru, khususnya dari klaster lembaga pendidikan dan masjid," jelas Wakasatkoryon Pasongsongan Ahmad Fauzi, Selasa (14/7).


Kabupaten Sumenep merupakan  daerah terakhir di pulau Madura yang dinyatakan daerah zona merah penyebaran virus Corona. Saat ini angka pasien yang terpapar  virus mematikan itu sudah menyentuh hingga tiga digit angka.  Karena itu, perlu usaha keras segenap elemen masyarakat  agar  penyebaran virus Corona tidak semakin menjadi-jadi.


"Ada beberapa lembaga pendidikan di desa yang sudah aktif kembali. Selain memberikan bantuan alat cuci tangan, kami juga menekankan pengelola untuk bisa menjalankan protokol kesehatan, semata-mata agar angka positif  Corona yang sudah mencapai ratusan di Sumenep tidak bertambah," tambahnya.


Sementara Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep,  M. Muhri mengapresiasi kadernya yang tak kenal lelah berusaha memutus mata rantai penyebaran virus yang mewabah di seluruh belahan dunia ini. Menurutnya,  upaya tersebut merupakan langkah nyata Ansor  untuk menghentikan transmisi penyebaran  virus Corona.  


"Semangat perjuangan kalian luar biasa. Semoga Allah tetap memberikan kebaikan dan kesehatan bagi kalian," ujarnya.


Muhri, sapaan akrabnya, meminta masyarakat  agar tetap optimis bahwa badai Corona akan cepat berlalu. Hal ini karena data pasien positif yang dinyatakan sembuh di Sumenep hampir mendekati presentase 50 persen.


"Melihat angka pasien yang dinyatakan sembuh, sepatutnya kita tetap optimis virus Corona akan berlalu. Dengan catatan, kita tetap berkomitmen menjalankan protokol kesehatan," tukas mantan Ketua PC PMII Sumenep tersebut.


Pewarta: Sulaiman
Editor: Aryudi AR

BNI Mobile