Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

LAZISNU Nganjuk Perbaiki Rumah Janda yang Diterjang Puting Beliung

LAZISNU Nganjuk Perbaiki Rumah Janda yang Diterjang Puting Beliung
NU Care-LAZISNU Nganjuk menyerahkan bantuan untuk renovasi rumah yang diterjang angin puting beliung dan pakaian layak. (Foto: NU Online/Rof Maulana)
NU Care-LAZISNU Nganjuk menyerahkan bantuan untuk renovasi rumah yang diterjang angin puting beliung dan pakaian layak. (Foto: NU Online/Rof Maulana)

Nganjuk, NU Online

Status janda melekat pada Suparmi. Usianya tidak lagi muda, karena melewati setengah abad dan tinggal seorang diri. Kesehariannya berjualan rempeyek di Pasar Berbek dengan penghasilan tidak seberapa. Profesi tersebut ditekuni sejak sang suami meninggal  karena berprinsip harus bekerja untuk menutupi kebutuhan hidup.

 

Melihat kondisi Suparmi, sejumlah Pengurus Unit Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah (UPZIS) NU care-LAZISNU Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur terlecut semangat untuk memberikan perhatian dan bantuan. Yang dilakukan dengan membeli bahan bangunan untuk merenovasi rumah Suparmi.

 

Apalagi Suparmi yang tinggal di kawasan Mlilir, Kecamatan Berbek, ini pada saat tidak lama, rumah satu-satunya roboh diterpa kencangnya angin. Angin puting beliung terjadi beberapa pekan lalu membuat rumahnya yang terbuat dari gedeg akhirnya porak poranda.

 

“Khidmat LAZISNU Kabupaten Nganjuk sangat diharapkan warga, khususnya kalangan dluafa,” kata Subhan Aburizal, Direktur NU Care-LAZISNU Kabupaten Nganjuk saat ditemui di sela pemberian bantuan, Sabtu (22/8).

 

Karena kondisi Suparmi tidak memiliki apa-apa setelah rumahnya diterjang angin beliung, UPZIS NU Care LAZISNU Nganjuk memberikan bantuan uang tunai dan merenovasi tempat tinggal. Juga menyerahkan pakaian layak pakai untuk Suparmi dan anak serta cucunya yang tinggal di samping rumah.

 

“Kami berupaya memberikan kebutuhan Suparmi agar kembali hidup layak. Kami mengajak kepada seluruh jaringan LAZISNU baik di tingkat kecamatan ataupun ranting dapat bersinergi bersama membantu meringankan beban Suparmi,” katanya. Sebab LAZISNU harus memiliki kepekaan sosial, lanjut alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

 

Suparmi secara terpisah mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU. Dengan terisak, dirinya mendoakan agar semua donatur sellau sehat dan amal kebaikan diterima Allah SWT. Dan ia yakin akan semakin banyak kalangan yang dapat dibantu.

 

"Semoga amal para donatur, relawan, kader dan warga yang telah membantu kami bisa diterima oleh Allah SWT," pungkasnya.

 

Kontributor: Rof Maulana

Editor: Ibnu Nawawi

Posisi Bawah | Youtube NU Online