Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ini Harapan Bupati Rembang Usai Resmi Miliki Kartanu

Ini Harapan Bupati Rembang Usai Resmi Miliki Kartanu
Bupati Rembang menunjukkan Kartanu. (Foto: NU Online/Ronji)
Bupati Rembang menunjukkan Kartanu. (Foto: NU Online/Ronji)

Rembang. NU Online 
Bupati Rembang, Jawa Tengah Abdul Hafidz menunjukkan Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang ia miliki sesaat setelah acara Peluncuran (Launching) Sistem Informasi Strategis Nahdlatul Ulama (SISNU) dan Kartanu di Gedung Haji Rembang, Sabtu (22/8).

 

“Malam ini telah diresmikan SISNU dan Kartanu dengan dibuktikan kepada saya. Ke depan harapannya selain sebagai identitas, juga bisa dipakai untuk berbelanja, bayar listrik, telepon, dan transaksi lainnya,” katanya kepada NU Online.

 

Ia menyampaikan selamat dan rasa terimakasihnya telah diundang untuk meresmikan acara tersebut. Selain memudahkan transaksi, Ia pun berharap Kartanu benar-benar mampu menjadi bentuk identitas warga NU sekaligus mengetahui secara pasti banyaknya warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Rembang.

  

Ia menambahkan bahwa NU memegang peran penting ikut bersama pemerintah dalam mensejahterakan umat. “Terima kasih kepada NU sebagai jamiyah yang selalu membuka diri, dengan kartu NU ini pasti mampu menunjukkan jati diri sebagai warga Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

 

Sementara, Dewan Penasehat Ansor Kabupaten Rembang M Hanies Cholil Barro’ mengatakan peresmian Kartanu telah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang selama ini. Ia mendukung secara penuh diadakannya SISNU dan Kartanu oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Rembang.

 

“Contohnya berapa jumlah warga NU, bilangnya banyak, bahkan terbesar. Sehingga dengan peresmian Kartanu ini sangat bagus dan tentu menjawab semua pertanyaan selama ini terdengar,” bebernya.

 

Gus Hanies sapaan akrabnya berharap program tersebut berjalan lancar dengan target yang dikehendaki. Sehingga semua warga NU dapat terdata, terpetakan, dan terfasilitasi dengan baik.  

 

“Kita tahun warga NU di Kabupaten Rembang ada 300.000 jamaah lebih. Kemudian ada datanya, dan ini memudahkan untuk menvervisikasinya,” pungkasnya.

 

Turut hadir Rais Syuriah PCNU Rembang KH Ahmad Chazim Mabrur, Ketua MUI Rembang KH Munib Muslih, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PCNU) Jawa Tengah, seluruh Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) di Rembang, dan admin pendataan Ranting seluruh Rembang.

 

Kontributor: Mochamad Ronji
Editor: Muhammad Faizin

Posisi Bawah | Youtube NU Online