Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
PEDULI COVID-19

Positif Covid Terus Bertambah, NU Pringsewu: Jangan Lengah dan Lelah

Positif Covid Terus Bertambah, NU Pringsewu: Jangan Lengah dan Lelah
KH Hambali, Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung. (Foto: NU Online/ Faizin)
KH Hambali, Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung. (Foto: NU Online/ Faizin)

Pringsewu, NU Online
Seiring dengan peningkatan kasus positif Covid-19 yang sangat mencolok di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pringsewu mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.


Setelah cukup lama tidak ada warga terkonfirmasi positif Covid-19, pada Rabu (2/9), Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pringsewu mengumumkan penambahan 7 orang sekaligus yang terkonfirmasi positif di Bumi Jejama Secancanan. Ini merupakan hasil tracing pasien Nomor 5. Sehingga total sampai dengan Rabu (3/9) sudah ada 12 warga Pringsewu yang positif.


"Ini jadi peringatan kita bahwa virus Corona masih ada dan mengancam keselamatan kita. Usaha dan doa harus terus dilakukan tanpa kenal putus asa," kata Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pringsewu KH Hambali, Kamis (3/9).


Ia melihat, masyarakat saat ini sudah mulai kendor dalam menegakkan protokol kesehatan seperti disiplin menggunakan masker, tidak berkerumun, dan standar lain yang sudah ditentukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.


Kita pun tidak ada yang tahu siapa yang membawa virus Corona di sekitar kita. Sehingga ketika bertemu orang lain, seharusnya membatasi kontak fisik atau menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) terlebih dahulu.


"Saat ini pesta hajatan sudah mulai banyak dilakukan dengan mengumpulkan banyak massa. Beberapa kegiatan pengajian dan ibadah berjamaah juga sudah mulai tidak menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.


Dengan kondisi ini, Kiai Hambali pun mengingatkan masyarakat khususnya umat Islam untuk menyadarinya dan kembali memperketat protokol kesehatan di era tata normal baru. Ajaran dalam agama juga menyebutkan untuk setiap orang tidak menjadi penyebab kemudlaratan dan terkena kemudlaratan.


Untuk mengingatkan kembali kesadaran umat Islam dalam menegakkan protokol kesehatan, ia juga selaku Ketua MUI Kabupaten Pringsewu mengeluarkan imbauan khusus. Imbauan ini akan disampaikan kepada para takmir masjid di seluruh Pringsewu untuk diumumkan saat pelaksanaan shalat Jumat.


"Kami juga akan membagikan stiker yang bisa ditempelkan di masjid, mushala, ataupun tempat umum untuk mengingatkan penegakan protokol kesehatan," tambahnya.


Kiai Hambali menilai masyarakat semakin lengah dalam menegakkan protokol kesehatan. Jika demikian, maka semakin besar peluang virus Corona akan menjangkiti. Jika saat awal pandemi Covid-19 masyarakat bisa patuh, sudah seharusnya penambahan kasus yang mencapai ribuan tiap harinya di Indonesia menjadikan masyarakat lebih patuh lagi.


"Jangan lengah dan lelah untuk waspada. Karena ketika kita lengah, kita dan orang lain yang akan mendapatkan akibatnya. Semoga Allah melindungi kita semua," pungkasnya.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Musthofa Asrori

BNI Mobile