Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

 PCNU Majalengka Terima Wakaf dari Nahdliyin

 PCNU Majalengka Terima Wakaf dari Nahdliyin
Nahdliyin Majalengka serahkan wakaf ke PCNU Majalengka (Foto: Tata Irawan)
Nahdliyin Majalengka serahkan wakaf ke PCNU Majalengka (Foto: Tata Irawan)

Majalengka, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Majalengka, Jawa Barat mendapat tamu istimewa dari warganya bernama H Mujahidin dan H Usep untuk mewakafkan tanahnya kepada PCNU Majalengka.

 

H Mujahidin mewakili ahli waris almarhumah Hj Umyati istrinya untuk mewakafkan sebidang tanah seluas 870 M2 yang terletak di blok Gantung Desa Loji, Kecamatan Jatiwangi. Sedangkan H Usep beserta adiknya Hj Ana Muawanah mewakili ahli waris almarhum H Fathuzzaman yang mewakafkan tanah seluas 270 M2 di blok Ciwalur Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi.

 

Kepada NU Online, Rabu (23/9) Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majalengka Zainal Muhyidin membenarkan PCNU telah menerima wakaf tanah di Kecamatan Jatiwangi.

 

"PCNU Majalengka teah menerima wakaf dua bidang tanah dari keluarga H Mujahidin dan H Usep di Kecamatan Jatiwangi," ungkapnya.

 

 

Ketua PCNU Majalengka H Dedi Mulyadi mengatakan, proses penyerahan dan ikrar wakaf disaksikan oleh masing-masing pihak keluarga dan ahli waris dan masing-masing menyatakan tidak ada paksaan untuk mewakafkan ke NU.

 

"Pak H Usep menyadari, mengakui, dan menyaksikan sendiri ayahnya H Fathuzzaman bin H Fathullah ketika masih hidup. Beliau seorang yang luar biasa, tokoh dan aktivis NU Majalengka. Bukan hanya pikiran, tenaga, tapi juga harta dan nyawa, beliau korbankan demi NU," ungkapnya. 

 

Kadang lanjutnya, saking aktif dan cintanya kepada NU, almarhum tidak jarang harus menomorduakan keluarga dan anak. Ini yang membuat pak H Usep menangis terharu terkenang masa lalu ayahnya ketika aktif di NU.

 

Menurut Dedi, H Fathuzzaman adalah sosok pegiat NU yang harus diteladani dan  salah satu penolong NU di saat membutuhkan bantuan baik secara moril maupun materi. 

 

"Almarhum merupakan sosok tokoh NU yang harus kita teladani. Saya masih ingat, waktu masih saya Ketua Ansor ada kegiatan di Bandung. Saya datang kepada almarhum untuk minta bantuan. Dia langsung respons bantu. bukan hanya ongkos tapi juga mobilnya silahkan untuk dipakai," jelasnya.

 

"Untuk itu mari kita doakan kedua wakif yang sudah wafat ini mendapatkan surganya Allah SWT, karena balasan yang wakaf tiada lain kecuali surga," pungkasnya. 

 

Prosesi ikrar wakaf tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Wakaf dan pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Jawa Barat KH Tatang Astarudin, Kasi Penamas Kemenag Majalengka H Agus Sutisna, Ketua PCNU Majalengka H Dedi Mulyadi, Ketua LAZISNU Majalengka, HM Zaenal Muhyidin, Kepala KUA Jatiwangi, dan Peserta ToT Kader Wakaf se-Kabupaten Majalengka.  

 

Kontributor: Tata Irawan
Editor: Abdul Muiz

 

BNI Mobile