Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Dubes Agus Maftuh Optimis Indonesia Dapatkan Kuota Umrah di Masa Pandemi

Dubes Agus Maftuh Optimis Indonesia Dapatkan Kuota Umrah di Masa Pandemi
Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel (di podium) pada satu kesempatan. (Foto: Dok NU Online)
Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel (di podium) pada satu kesempatan. (Foto: Dok NU Online)

Jakarta, NU Online
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyatakan optimismenya jika Indonesia akan mendapatkan kuota jamaah umrah yang akan kembali dibuka oleh Arab saudi secara bertahap. Hal ini berdasarkan komunikasi dan kedekatan yang dimiliki Indonesia dengan Arab Saudi.

 

Apalagi saat ini Indonesia dan Arab Saudi juga sudah menyepakati terbentuknya sebuah majelis atau dewan koordinasi khusus Indonesia-Arab Saudi. Majelis ini menurut Maftuh bisa dijadikan 'landasan pacu' atau 'lorong' untuk melakukan lobi-lobi dengan kerajaan Arab Saudi agar jamaah umrah asal Indonesia diperkenankan masuk ke Arab Saudi.

 

"Jika ini berhasil maka Indonesia akan menjadi negara pertama di luar Timur Tengah yang mempunyai majelis koordinasi dengan Saudi," katanya, Jumat (26/9).

 

Agus Maftuh dan timnya akan terus melakukan upaya untuk terealisasinya semua ini secara all out karena KBRI Riyad memiliki prinsip melayani para jamaah umrah adalah merupakan kemuliaan dan kehormatan. 

 

"Lebih-lebih jamaah Indonesia juga terkenal sebagai jamaah haji sekaligus jamaah umrah paling disiplin, paling teratur, paling taat aturan di Arab Saudi," lanjutnya.

 

Terkait dengan siapa nantinya yang akan berangkat terlebih dahulu jika pada 1 November 2020 jamaah umrah Indonesia mendapat kuota, Agus mengatakan yang terpenting adalah memastikan Indonesia masuk ke dalam list negara yang diizinkan mengirim jamaah umrah. Karena kondisi penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia yang sampai saat ini terus mengalami peningkatan menjadi sebuah tantangan tersendiri.

 

 
"Yang mau berangkat dulu itu adalah urusan yang teknis tapi pintu-pintu diplomasi di Arab Saudi ini yang harus kita selesaikan dulu. Kita harus bisa meyakinkan kepada Arab Saudi bahwa Indonesia siap melaksanakan protokol-protokol yang sangat ketat terkait dengan Corona,” jelasnya.

 

Jika Indonesia masuk ke dalam kuota umrah di masa pandemi, maka Indonesia akan mengirimkan jamaah pada tahap ketiga. Pada tahap ketiga ini, jamaah dari dalam dan luar negeri diberi kesempatan untuk melaksanakan umrah dimulai pada 1 November 2020 . Kapasitas yang diberikan adalah 20-60 ribu jamaah per hari atau 100 persen kapasitas Masjidil Haram.

 

Kedatangan jamaah umrah dan pengunjung dari luar Kerajaan dilakukan bertahap dari negara-negara yang bebas risiko kesehatan terkait pandemi corona seperti yang diumumkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

 

Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan

BNI Mobile