Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kader IPNU Didorong Jadi Intelektual Muslim di Kancah Internasional

Kader IPNU Didorong Jadi Intelektual Muslim di Kancah Internasional
Tradisi intelektualisme sudah tumbuh di kalangan NU termasuk dari kalangan IPNU. (Foto: NU Online)
Tradisi intelektualisme sudah tumbuh di kalangan NU termasuk dari kalangan IPNU. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online
Direktur Pendidikan dan Agama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Amich Alhumami berharap kepada kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk terus memacu diri menjadi bagian dari intelektual Muslim yang kini sedang tumbuh di kancah internasional.

 

"Dulu, para intelektual dari kalangan Nahdliyin belum ada yang berkontribusi dalam karya-karya kesarjanaan yang ditulis di jurnal-jurnal internasional," jelas Amich saat Peluncuran Gerakan Teras Pelajar yang digelar secara virtual oleh Pimpinan Pusat (PP) IPNU, Kamis (1/10).

 

Ia melanjutkan, saat memasuki era 2000-an hingga saat ini telah banyak ditemukan intelektual muslim NU yang berpendidikan magister dan doktor dari Barat dan Eropa. Bahkan, menulis pula di jurnal-jurnal bergengsi yang mendapat pengakuan internasional.

 

"Sebagian dari mereka bahkan mengajar. Kita bisa mencatat setidaknya ada Syafiq Hasyim dan Zacky Umam. Mereka sekarang sudah punya nama besar yang memiliki reputasi. Mereka lahir dari rahim NU," tutur Amich.

 

Dua nama itu, lanjutnya, sangat membanggakan dan patut dijadikan teladan bagi para aktivis atau kader IPNU, dan bahkan Nahdliyin secara umum. Keduanya, Zacky dan Syafiq, merupakan bagian dari realitas sosial yang kini menjadi intelektual Muslim berpendidikan santri.

 

"Itu semua bisa terjadi jika anda memanfaatkan waktu dengan baik saat berhimpun di IPNU. Ke depan, akan menyumbang besar modal sosial yang bermanfaat dalam konteks mobilitas sosial," kata Amich.

 

Hal itu, sambung Amich, menunjukkan sesuatu tidak aneh dan sekaligus menunjukkan bahwa tradisi intelektualisme sudah tumbuh di kalangan NU.

 

Tujuan Gerakan Teras Pelajar

Sementara itu, Koordinator Nasional Teras Pelajar Syarif Hidayat mengungkapkan bahwa Teras Pelajar dipelopori oleh IPNU untuk mengatasi problematika pelajar yang kesulitan untuk mengakses pembelajaran di masa pandemi ini.

 

Ada empat fokus gerakan yang dilakukan, yakni pengembangan literasi, pengembangan numerasi, pengembangan sains, dan penanaman karakter. Syarif menegaskan, Teras Pelajar akan menjadi wadah gerakan para kader di daerah-daerah.

 

"Bahwa IPNU maupun IPPNU sudah banyak bergerak mengatasi pendidikan kita. PP IPNU membuat Gerakan Teras Pelajar untuk menaungi kegiatan-kegitan rekan-rekanita di bawah. Dalam waktu dekat, Teras Pelajar akan merekrut relawan dari seluruh daerah di Indonesia," tutur Syarif.

 

Sebelum terjun langsung, lanjut Syarif, para kader IPNU IPPNU di bawah akan mendapatkan peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui pertemuan daring dan luring dengan protokol kesehatan.

 

Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Kendi Setiawan

BNI Mobile