Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Innalillahi, Sesepuh Nahdliyin Sragen Hj Siti Fathonah Wafat

Innalillahi, Sesepuh Nahdliyin Sragen Hj Siti Fathonah Wafat
Almarhumah Hj Fathonah binti KH Mohammad Barmawi (Foto: Dok keluarga)
Almarhumah Hj Fathonah binti KH Mohammad Barmawi (Foto: Dok keluarga)

Sragen, NU Online  
Inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun, kabar duka datang dari Sragen, Jawa Tengah. Salah satu sesepuh nahdliyin Sragen, Nyai Hj Siti Fathonah binti KH Mohammad Barmawi wafat setelah sempat dirawat di RS Amal Sehat Sragen, Rabu (23/12) sore. 

 

Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu putranya yang juga Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KHM Dian Nafi. 

 

“Telah berpulang ke Rahmatullah, ibu, eyang, sesepuh kami Hj Siti Fathonah Djisam Abdul Mannan binti Barmawi dalam usia 82 tahun. Seluruh keluarga duka memohon maaf atas semua kesalahan almarhumah semasa hidup, juga memohon doa, semoga almarhumah diampuni semua kesalahannya, diterima amal ibadahnya, dan dikaruniai husnul khatimah. Amin,” kata Kiai Dian.

 

Dijelaskan, ketika masih muda, Hj Siti Fathonah pernah belajar kepada KH Abdul Mannan, kemudian KH Ahmad Umar Abdul Mannan (yang di kemudian hari menjadi kakak iparnya) di Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta dan KH Ahmad Musthofa. Selain itu ia juga mengenyam pendidikan di Madrasah Nahdlatul Muslimat (NDM) Kauman Surakarta.

 

“Ibu kemudian menikah dengan bapak, KH Ahmad Djisam Abdul Mannan pada tahun 1954 dan dikaruniai 8 putra-putri, sampai wafatnya dikaruniai delapan menantu, 24 orang cucu, dan 14 orang cicit,” terang pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan itu.

 

Selain Kiai Dian Nafi, putra-putri Hj Siti Fathonah yakni Hj Anis Afifah (istri KH Ahmad Thonthowi Jauhari Musaddad Garut Jabar), Hj Indiani Aminah (istri KH Minanul Azis Syathori Gondang Sragen), HM Adib Ajiputra, HM Afif Ajiputra, Ahmad Wajihan, H Ahmad Ulinnur Hafsun, dan Intan Nafisah.

 

Ditambahkan Kiai Dian, semasa hidupnya, Hj Siti Fathonah dikenal sebagai pribadi yang istiqamah dalam mengajar para santri. “Sepulang dari nyantri, ibu bersama bapak, mengajar mengaji Al-Qur’an bagi anak-anak di Desa Gondang, sejak tahun 1958,” ungkapnya.

 

Menurut Kiai Dian, almarhumah Hj Siti Fathonah akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Keluarga KH Moh. Barmawi di Gondangtani, Gondang, Sragen, Kamis (24/12) pukul 10.00 WIB, dan diberangkatkan dari rumah duka di Kompleks Pesantren An-Najah Jl. Merbabu No. 20 Gondangtani, 
Sragen. 

 

Semoga Allah mengampuni dosa Hj Siti Fathonah dan melapangkan kuburnya. Amin. Lahal fatihah.

 


Kontributor: Ajie Najmuddin

Editor: Abdul Muiz

Posisi Bawah | Youtube NU Online