Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Harlah Ke-35 di Tengah Pandemi, Pagar Nusa Kuatkan Persaudaraan

Harlah Ke-35 di Tengah Pandemi, Pagar Nusa Kuatkan Persaudaraan
Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa H M Nabil Haroen mengungkapkan bahwa di tengah pandemi, pihaknya berkomitmen dan mengajak seluruh pihak untuk menguatkan ikatan persaudaraan, silaturrahim, dan silaturruh. 
Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa H M Nabil Haroen mengungkapkan bahwa di tengah pandemi, pihaknya berkomitmen dan mengajak seluruh pihak untuk menguatkan ikatan persaudaraan, silaturrahim, dan silaturruh. 

Jakarta, NU Online
Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa akan menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-35, pada Ahad (3/12) malam ini, dimulai pukul 19.00 WIB. Gelaran itu akan digelar secara virtual dan bakal disiarkan langsung melalui kanal Youtube Official Pagar Nusa. 

 

Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum juga usai, PSNU Pagar Nusa dalam peringatan harlah kali ini akan menggelar istighatshah dan doa untuk NU dan bangsa. 

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa H M Nabil Haroen mengungkapkan bahwa di tengah pandemi, pihaknya berkomitmen dan mengajak seluruh pihak untuk menguatkan ikatan persaudaraan, silaturrahim, dan silaturruh. 

 

Caranya, dengan terus berbagi kebaikan dan menjaga kesehatan serta keamanan. Selain itu untuk mendoakan para guru, kiai, sahabat, dan warga Indonesia agar terus sehat. 

 

"Sehingga bisa bersama-sama melewati pandemi serta bangkit untuk menggapai tahapan kebaikan baru. Untuk itu, solidaritas menjadi sangat penting untuk dijaga dan diperkuat bersama-sama," ungkap Gus Nabil, kepada NU Online, Ahad (3/1) petang.

 

"Kami mendukung setiap usaha untuk menguatkan solidaritas bersama, baik dari pemerintah maupun unsur masyarakat," lanjutnya. 

 

Ia juga mengungkapkan, Pagar Nusa fokus mengajak para pendekar dan kader untuk saling membantu, menguatkan ketahanan pangan-ketahanan ekonomi di masing-masing wilayah, dan menginisiasi gerakan solidaritas berbasis jamiyah Nahdlatul Ulama.

 

Hal tersebut dapat terwujud jika dilakukan bersama-sama badan otonom (banom) dan lembaga di bawah komando kiai dan pengurus NU, untuk terus berbuat kebaikan kepada sesama.

 

"Tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan," tegas Alumni Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur ini.

 

Gus Nabil pun menegaskan, Pagar Nusa berkomitmen untuk terus menjaga NKRI dan menjaga nilai-nilai Islam santun yang berlandaskan nilai-nilai tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang) dan i'tidal (berprinsip) ala kiai-kiai NU. 

 

Dengan demikian, tegasnya, Pagar Nusa siap berada di garda terdepan untuk melawan setiap gerakan yang mengancam NKRI dan memecah belah NU serta Indonesia. 

 

"Pagar Nusa siap dan akan terus membela kiai, NU, dan NKRI," pungkasnya.

 

Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Kendi Setiawan

Posisi Bawah | Youtube NU Online