Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Sikapi Persoalan Umat dan Bangsa, Gus Yaqut: Kedepankan Akal Sehat

Sikapi Persoalan Umat dan Bangsa, Gus Yaqut: Kedepankan Akal Sehat
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). (Foto: Kemenag)
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). (Foto: Kemenag)

Jakarta, NU Online
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) mengajak umat beragama untuk mengedepankan akal sehat serta hikmah dan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan. Kemenag akan terus menyerukan moderasi beragama agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa kita.


“Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani mayoritas. Semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, di mana hak seseorang dibatasi oleh hak orang lain,” katanya saat memimpin upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kemenag di Jakarta, Selasa (5/1).


Dalam peringatan ini, Kemenag mengusung tema Indonesia Rukun, sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.


“Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia,” ujar Gus Yaqut.


Pengembangan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia ini menurut Gus Yaqut merupakan karya bersama para tokoh agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa.


“Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama,” jelasnya.


Poin penting inilah yang menjadi perhatiannya dalam memimpin Kementerian Agama yakni dengan mengokohkan persaudaraan meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan se-Tanah Air, dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.


ASN selektif terima informasi

Terkait pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum juga mereda, Peringatan upacara HAB Kemenag tahun ini dilakukan secara terbatas. Pelaksanaan upacara HAB di berbagai daerah diikuti oleh para ASN Kemenag dengan jumlah terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.


Seperti pelaksanaan upacara HAB Kemenag yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu Lampung. Peserta yang mengikuti upacara hanya ASN Kemenag yang ditunjuk.


Selain membacakan pesan sambutan Menteri Agama, Bupati Pringsewu KH Sujadi yang memimpin upacara tersebut berharap kepada pegawai ASN Kementerian Agama agar garda terdepan dan contoh yang baik dalam pengamalan agama dan nasionalisme.


Ia juga berharap para ASN Kemenag untuk selektif dalam menerima informasi yang beredar khususnya di media sosial terkait perkembangan pemahaman keagamaan dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Foto: Prosesi penanaman pohon di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu

 

“Saya berharap ASN Kemenag selektif terhadap informasi yang berkembang khususnya di media sosial. Pilih berita yang sahih dan menumbuhkan kondusivitas kehidupan,” harapnya.

 

Selain ditandai dengan upacara, HAB Kemenag di Kabupaten Pringsewu juga diwarnai dengan penanaman pohon di lingkungan Kantor Kementerian Agama yang berada di Komplek Perkantoran Pemerintah daerah Kabupaten Pringsewu. Bupati dan jajaran Forkopimda melakukan penanaman berbagai jenis tanaman buah.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan

 

Posisi Bawah | Youtube NU Online