Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

MWCNU Jenggawah Jember Bantu Korban Banjir di Wonosari

MWCNU Jenggawah Jember Bantu Korban Banjir di Wonosari
Suasana penyerahan bantuan kepada korban banjir Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)
Suasana penyerahan bantuan kepada korban banjir Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)

Jember, NU Online
MWCNU Jenggawah, Kabupaten Jember Jawa Timur terus bergerak memberikan sumbangan bagi para korban banjir. Kali ini MWCNU Jenggawah bersinergi dengan SMPN 1 Jenggawah menggalang donasi untuk membantu korban banjir di Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.


Sebelumnya,  MWCNU Jenggawah telah membagikan bantuan untuk Pesantren Arrosyid, Desa/Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Bahkan saat itu hanya beberapa jam setelah air bah surut, MWCNU Jenggawah langsung datang ke pesantren tersebut, membawa bantuan makanan siap saji, air mineral dan barang logistik lainnya.


“Saat ini saya bersama guru dan Kepala SMPN 1 Jenggawah mengunjungi korban banjir untuk memberikan bantuan,” tutur Ketua MWCNU Jenggawah, H Sucipto kepada NU Online usai menyerahkan bantuan di Dusun Guci, Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Jember, Selasa (19/1).


Menurutnya, bantuan tersebut sebagai bentuk simpati terhadap korban banjir. Para korban banjir, selain menderita secara fisik karena rumahnya tergenang banjir dan sebagian isinya juga rusak, mereka juga tertekan jiwanya karena kehilangan pekerjaan meski untuk sementara.


“Ya kami datang sekaligus menunjukkan simpati selain membawa bantuan. Makanya kami datang langsung dan kami bagikan sendiri,” ucapnya.


Ia mengungkapkan keprihatinannya karena bencana terjadi di saat wabah Corona yang belum mereda. Dan pada saat yang sama, masyarakat juga sedang berjuang untuk bangkit dan memulihkan ekonominya yang melemah akibat efek pandemi Covid-19.


“Dalam kondisi yang sulit (ekonomi), tiba-tiba banjir datang, ini kan tambah susah,” jelasnya.

 

 

Di tempat yang sama, Kepala SMPN 1 Jenggawah, Harjunadi menyatakan terharu dengan ketabahan para korban banjir. Meskipun rumahnya tergenang banjir (dan sudah surut) tapi mereka tampak tidak larut dalam duka. Padahal, tidak hanya perabotan rumahnya yang rusak, tapi mereka juga kesulitan untuk menggarap sawah yang terendam banjir ataupun bekerja sebagaimana biasa.


“Kami bersimpati, semoga Allah memberikan kelapangan jiwa dan rezeki yang melimpah kepada mereka,” terangnya.


Bantuan yang berupa air mineral, mie instan,dan beras tersebut diberikan langsung kepada para korban banjir di Dusun Guci, Desa Wonosari, Kecamatan Tuempurejo, Jember. Sumber dananya berasal dari kas MWCNU Jenggawah, kepala sekolah dan para guru SMPN 1 Jenggawah.


Pewarta:  Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya