Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Masjid Harus Berperan Selesaikan Persoalan Covid-19

Masjid Harus Berperan Selesaikan Persoalan Covid-19
Halaqah kemasjidan LTM PBNU di Tegal, Jawa Tengah, Senin (15/2). (Foto: istimewa)
Halaqah kemasjidan LTM PBNU di Tegal, Jawa Tengah, Senin (15/2). (Foto: istimewa)

Tegal, NU Online

Masjid-masjid sudah selayaknya berperan dalam menyelesaikan segala problematika yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Seperti kondisi pandemi sekarang ini, masjid mesti berperan aktif menanggulangi krisis pandemi Covid-19 dan dampaknya, baik yang bersifat sosial ekonomi maupun mental masyarakat.

 

Wakil Sekretaris LTM PBNU, Ali Sobirin mengatakan hal itu pada acara halaqah kemasjidan yang diadakan di Masjid Kedungbanteng, Tegal, Jawa Tengah, Senin (15/2).

 

"Masjid perlu berpartisipasi mengampanyekan protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Masjid Sadar Sehat adalah masjid yang melayani masyarakat di bidang kesehatan dan mengurangi risiko persebaran virus-jahat dan penyakit, fisikal dan mental," kata Ali Sobirin.

 

Ustads Ahmad Rifa'i, Ketua LTM PCNU Kabupaten Tegal menegaskan hal yang terpenting bagi masjid sekarang adalah membuat program layanan yang memang dibutuhkan masyarakat. Hal penting lainnya adalah bagaimana ciri khas sebagai masjid Nahdliyin betul-betul tampak dan hidup.

 

"Layanan pendidikan yang berciri khas NU ini perlu kembali digalakkan. Layanan di bidang ekonomi masjid bisa menghidupkan lembaga zakat dan wakafnya utk meningkatkan pemakmuran jamaahnya," kata Ustadz Rifa'i.

 

Karena itu pihaknya mendorong masjid-masjid di Kedungbanteng melakukan program plangisasi NU. "Untuk kebangkitan dan penguatan ghirah amaliyah kita. Kekuatan NU ada di ranting. Jika masjidnya makmur maka Indonesia makmur," tegasnya.

 

Ustadz Ali Sodikin, Takmir Masjid Baiturrahman Kebandingan Kedungbanteng, menambahkan masjid-masjid sekarang sudah sepi dari amaliyah karena tidak ada regenerasi. "Umat Islam mundur karena umat Islam sudah meninggalkan masjid. Masyarakat itu melihat pada perbuatan dan kiprah, ini yang mesti kita perbaiki: meramaikan masjid," tegasnya.

 

Hal penting yang harus dilakukan sekarang, kata dia, adalah melakukan gerakan agar anak-anak muda kembali ke masjid, supaya kelangkaan muadzin bisa diatasi.


Acara yang diadakan oleh LTM PBNU tersebut bekerjasama dengan LTM PCNU Kabupaten Tegal, MWCNU Kedungbanteng, MTs NU Husnaba, IMT Jakarta, dan MTT (Majelis Telkomsel Taqwa). Pada halaqah tersebut, selain seperangkat kebersihan, juga dilengkapi dengan aksi pembagian masker.

 

Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Alhafiz Kurniawan

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya