Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
KONGRES PMII

Ucapkan Selamat Kongres XX PMII, Ketua PBNU Jelaskan Kunci Sukses Pergerakan

Ucapkan Selamat Kongres XX PMII, Ketua PBNU Jelaskan Kunci Sukses Pergerakan
Ketua PBNU Robikin Emhas menjelaskan dua hal kunci atau ukuran suksesnya kader PMII dalam melakukan pergerakan. Kedua itu adalah menanamkan semangat haus terhadap ilmu dan meningkatkan profesionalitas. (Foto: NU Online/Suwitno)
Ketua PBNU Robikin Emhas menjelaskan dua hal kunci atau ukuran suksesnya kader PMII dalam melakukan pergerakan. Kedua itu adalah menanamkan semangat haus terhadap ilmu dan meningkatkan profesionalitas. (Foto: NU Online/Suwitno)

Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya Kongres XX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan Timur dan diikuti secara virtual oleh seluruh kader se-Indonesia di enam zona. Kongres berlangsung selama lima hari, mulai Rabu hingga Sabtu, 17-20 Maret 2021.

 

Robikin kemudian menjelaskan dua hal kunci atau ukuran suksesnya kader PMII dalam melakukan pergerakan. Kedua itu adalah menanamkan semangat haus terhadap ilmu dan meningkatkan profesionalitas.

 

“Saya mengucapkan selamat berkongres PMII. Ada dua ukuran suksesnya berpergerakan. Pertama, menanamkan ghirah, semangat, dan gairah haus akan ilmu. Kalau generasi muda sudah haus akan ilmu, itu pertanda bagus,” ucap Robikin melalui tayangan video di akun instagram pribadinya, pada Rabu (17/3).

 

Kunci sukses pergerakan bagi PMII yang kedua adalah jika para kader mampu meningkatkan porfesionalitas dan keterampilan dalam mengelola keberagaman sebagai sebuah kekuatan. Baik ditunjukkan melalui kemampuan manajerial maupun soal kepemimpinan. 

 

"Kedua, meningkatnya profesionalitas, skill, dan keterampilan dalam mengelola keberagaman menjadi satu kekuatan. Apakah itu ditunjukkan dalam kemampuan manajerial maupun kemampuan leadership,” tutur Robikin.

 

Di samping itu, ia juga menyinggung perubahan peradaban yang sedang terjadi saat ini, yakni munculnya era teknologi informasi yang mengharuskan orang memiliki tugas ganda atau multitasking. Menurut Robikin, zaman teknologi informasi ini merupakan eranya para kader PMII kekinian. 

 

“Era teknologi informasi harus multitasking, ini adalah eranya sahabat-sahabat. Sebagai alumni PMII, kami percaya sahabat-sahabat generasi milenial jauh lebih bisa mengelola segalanya menjadi satu kekuatan,” ungkapnya. 

 

“Selamat berkongres. Mabruk alfa alfi mabruk. Tangan terkepal dan maju ke muka,” tutup Robikin dengan semangat.

 

Kongres XX PMII di enam zonasi

Sebelumnya, Ketua Umum PB PMII Agus Mulyono Herlambang mengatakan bahwa gelaran Kongres XX PMII sempat tertunda selama satu tahun. Semula agenda ini akan dilaksanakan pada April 2020. Namun karena dilanda pandemi Covid-19, kongres baru terlaksana pada Maret 2021 ini. 

 

Sebagai wujud dari ikhtiar menanggulangi Covid-19 dan menunjukkan bahwa PMII mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, kongres tahun ini dilaksanakan secara hybrid. Lokasi utama atau zona pertama berada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

 

Zona pertama berada ditempatkan di Kota Samarinda agar para kader yang tersebar di Kalimantan dapat mengikuti kongres tanpa harus datang langsung ke lokasi utama. Kedua, seluruh kader yang tersebar di Pulau Jawa dipusatkan di Kota Bekasi. 

 

Ketiga, kongres ditempatkan di Kota Batam bagi kader PMII yang ada di Pulau Sumatera. Sedangkan zona keempat dipusatkan di Kota Bekasi untuk kader PMII yang tersebar di Pulau  Jawa. Lalu gelaran kongres juga dilangsungkan di zona kelima yakni Lombok Timur untuk kader di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Sementara zona keenam dipusatkan di Kota Kendari untuk kader di Indonesia Timur. 

 

Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Kendi Setiawan

Posisi Bawah | Youtube NU Online