Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Sambut Ramadan, Muslimat NU Jember Sebar Mukena di Masjid

Sambut  Ramadan, Muslimat NU Jember Sebar Mukena di Masjid
Suasana peluncuran Mukena Bersih untuk Masjid saat peringatan Harlah ke-75 Muslimat NU di aula Lansia Gedung Muslimat NU Jember, beberapa hari lalu.
Suasana peluncuran Mukena Bersih untuk Masjid saat peringatan Harlah ke-75 Muslimat NU di aula Lansia Gedung Muslimat NU Jember, beberapa hari lalu.

Jember, NU Online
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jember, Jawa Timur membagikan ratusan mukena untuk masjid. Kegiatan yang bertitel Mukena Bersih untuk Masjid itu diluncurkan di sela-sela acara peringatan Harlah ke-75 Muslimat NU di aula Lansia Gedung Muslimat NU Jember, beberapa hari lalu.


“Total mukena ada 250. Dan sudah kami bagikan kepada PAC-PAC Muslimat NU, dan selanjutnya pengurus PAC yang membagikan kepada takmir masjid terdekat. Setiap PAC Muslimat NU mendapat titipan 5 mukena. Sisanya nanti akan kami bagikan kepada masyarakat saat Ramadan,” ujar Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Emi Kusminarni di kediamannya, Selasa (30/3).


Menurutnya, program tersebut dimaksudkan untuk membantu musafir yang ingin melaksanakan shalat di masjid. Sebab biasanya wanita jarang yang membawa mukena saat bepergian. Ini berbeda dengan kaum lelaki yang jika ingin shalat tidak perlu memakai pakaian khusus, tapi cukup menggunakan pakaian yang dikenakan asalkan suci.


“Makanya mukena itu diimbau agar diprioritaskan untuk masjid yang ada di pinggir jalan agar musafir tak kesulitan mukena saat mau shalat,” jelasnya.


Mantan Ketua IPPNU Jember itu menambahkan, penyiapan mukena adalah bagian dari dakwah. Sebab, amar ma’ruf  tidak cukup hanya dengan imbauan, namun harus diiringi dengan hal-hal yang menunjang imbauan itu. Misalnya, ajakan agar masyarakat menjaga kebersihan dengan annadhafatu minal iman (kebersihan adalah sebagian dari iman), maka sebaiknya dibarengi dengan fasilitas untuk menjaga kebersihan seperti penyediaan tempat sampah, sapu dan sebagainya.


“Begitu juga dengan ajakan shalat, maka minimal kita sediakan (mukena) untuk musafir,” terangnya.


Nyai Hj. Emi menegaskan, mukena yang dibagikan itu sudah steril dari kemungkinan terpaparnya benih-benih virus Corona karena telah dilakukan sterilisasi sebegitu rupa, sehingga aman untuk dipakai. Namun yang perlu hati-hati adalah saat dipakai oleh musafir dengan gonta-ganti orang.  


“Maka kami imbau agar musafir tetap mengikuti protokol kesehatan sebelum dan sesudah menggunakan mukena di masjid, misalnya cuci tangan dengan sabun, atau menggunakan hand sanitizer,” ungkapnya.


Ia menyatakan, program Mukena Bersih untuk Masjid akan terus dilakukan secara bertahap. Sebab, cukup banyak masjid yang ada di pinggir jalan, dan masih minim dari ketersediaan mukena.


“Kami usahakan juga ada pembagian mukena tahap selanjutnya,” pungkasnya.


Pewarta:  Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya