Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Empat Langkah agar Diberi Kemampuan Menangkap Hikmah Kejadian

Empat Langkah agar Diberi Kemampuan Menangkap Hikmah Kejadian
Ilustrasi: Berdzikir menjadi salah satu dari empat hal agar Allah membukakan pemahaman hikmah atas kejadian.
Ilustrasi: Berdzikir menjadi salah satu dari empat hal agar Allah membukakan pemahaman hikmah atas kejadian.

Surabaya, NU Online

Rektor Universitas Nurul Jadid, Probolinggo, ​​​​H Abdul Hamid menjelaskan perlunya empat hal dasar agar seseorang diberikan kemampuan oleh Allah SWT untuk memahami hikmah dari kejadian-kejadian yang ada.

 

"Pertama, kita harus dzikir ingat kepada Sang Pencipta, Allah SWT secara terus menerus baik dzikir secara nampak ataupun tidak tampak. Adapun yang kedua bertafakur. Orang yang senantiasa berpikir dengan kenyataan-kenyataan dan pengalaman yang sudah dialaminya," kata H Abdul Hamid saat acara Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dari Covid-19, Kamis (07/07) malam. Kegiatan ini diadakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur secara virtual.

 

Hal dasar ketiga yang harus dimiliki agar diberikan kemampuan memahami hikmah yang ada ialah berpikir positif terhadap apa pun yang terjadi. "Apa pun yang terjadi baik pahit ataupun manis sesuatu yang menimpa terhadap kita. Itu harus diyakini akan ada kegunaan dan manfaat baik bagi diri kita," tambahnya.

 

Keempat, orang tersebut harus senantiasa memohon agar bisa terhindar dari sesuatu yang negatif. Tidak menantang dari hal-hal yang buruk dengan disertai selalu memohon ampun kepada Allah SWT terhadap kesalahan-kesalahan yang kita lakukan.

 

"Dengan empat sikap dasar tersebut kita akan diberikan kemampuan memahami hikmah-hikmah dari setiap kejadian apa pun," tegasnya.

 

Pria yang pernah mengemban amanah sebagai Ketua PW IPNU Jatim masa khidmat 1996-2000 itu mengajak kepada khalayak umum untuk bersama-sama berikhtiar bergandengan tangan dalam menghadapi virus pandemi Covid-19 agar segera berlalu.

 

"Tentu kita sedih dengan meninggalnya banyak paku bumi pada masa pandemi virus ini. Tetapi kita tidak perlu berkecil hati menanggapi ini. Sebab Allah SWT pasti meletakkan suatu kebaikan bagi kita semua. Tidak boleh berkecil hati, tidak boleh berprasangka buruk dan harus pandai-pandai mengambil hikmah kebaikan dalam kenyataan yang terjadi," tuturnya.

 

Doa bersama ini juga dihadiri oleh Ketua PW IPNU Jatim, Choirul Mubtadi'in serta Ketua Departemen Pesantren PW IPNU Jatim sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, Agus H Chotibul Umam.

 

Kontributor: Hisam Malik
Editor: Kendi Setiawan

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya