IMG-LOGO
Warta

PMII: Kekuatan Mahasiswa Harus Terus Dikonsolidasikan

Kamis 11 Juni 2009 7:37 WIB
Bagikan:
PMII: Kekuatan Mahasiswa Harus Terus Dikonsolidasikan
Jakarta, NU Online
Pertemuan dan Konsolidasi Nasional jaringan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) se-Indonesia yang berlangsung selama tiga hari berakhir Rabu (10/6) kemarin di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

Pertemuan dihadiri oleh 141 perwakilan BEM baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia. Sementara dari fungsionaris PKC/PC PMII, hadir 15 perwakilan. Menurut Ketua Umum PB PMII M Rodli Kaelani, pertemuan ini diselenggarakan, pertama bertujuan untuk mengkonsolidasikan kekuatan mahasiswa secara nasional.<>

Dikatakannya, di tengah godaan politik praktis seiring momentum pemilu legislatif dan pemilu presiden 8 Juli mendatang, kekuatan moral mahasiswa harus tetap dijaga integritasnya.Sebagai organisasi mahasiswa ekstra kampus yang juga memiliki kepentingan besar untuk mengawal transisi kepemimpinan nasional, PMII ingin mengingatkan bahwa agenda pemilu presiden bukanlah agenda elit saja, tetapi agenda rakyat secara keseluruhan.

Menurut Rodli, pertarungan politik yang semakin sengit belakangan ini, justru hanya memposisikan rakyat sebagai penonton saja. Program-program yang ditawarkan, hanya berakhir sebagai perdebatan di tingkat elit, sementara masyarakat pemilih yang sesungguhnya paling membutuhkan informasi lugas seputar program nyata yang akan dilakukan, malah disuguhi bahasa-bahasa kampanye saling serang yang sulit dimengerti.

“Padahal kalau mau berkampanye efektif, inilah yang paling penting buat pijakan rakyat dalam menentukan pilihannya,” kata Rodli dalam rilis pers yang diterima NU Online.

Karena itu, melalui pertemuan konsolidasi ini, elemen mahasiswa ingin menyerukan agar kampanye yang masih akan berlangsung tiga pekan ke depan tidak lagi hanya berisi perang mulut yang tanpa isi. Materi kampanye harus benar-benar serius memaparkan program jangka panjang atau blue print berikut langkah-langkah operasionalnya mengenai apa yang ditawarkan ketiga pasangan capres-cawapres.           

“Terkait blue print ini, kami sekaligus ingin menyerukan kepada semua komponen untuk mengawalnya secara kritis. Blue print bukan janji-janji kosong, tapi harus terukur dan bisa direalisasikan,” tegas Rodli.

”Yang pertama kita ingin punya konsensus bersama soal agenda perubahaan yang diusung PMII disaat transisi kepemimpinan. Selama ini orang terjebak soal personifikasi calon pemimpin berikutnya , tapi mereka lupa bahwa pemilu bukan agenda elit tapi juga agenda rakyat. Jika konteks pilpres kita memang ingin perubahan-perubahan mendasar ke depan oleh siapapun. Nah kita berkepentingan membiacrakan itu dan mengambil ruang gagasan itu untuk kemudian didorong kepeda para pemimpin,” katanya.

Dalam forum pertemuan dan konsolidasi nasional itu, didiskuikan enam isu besar menyangkut visi kepemimpinan nasional, terkait . persoalan politik, hukum, pemerintahan, ekonomi, pertahanan kemanan hingga visi pendidikan nasional.

”Itulah yang akan direkomendasikan PMII kepada tiga pasangan capres-cawapres dan public secara umum. Tidak ada kepentingan mendukung atau mengikuti blok capres-cawapres manapun dalam pertemuan ini,” kata Rodli. (nam)
Bagikan:
Kamis 11 Juni 2009 21:15 WIB
Mesir Tawarkan Beasiswa bagi Kader NU di Universitas al-Azhar
Mesir Tawarkan Beasiswa bagi Kader NU di Universitas al-Azhar
Jakarta, NU Online
Kedutaan Besar Mesir membuka peluang bagi kader NU untuk melanjutkan pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas al-Azhar Kairo. Peluang ini dibuka bagi 20 kader NU yang lolos dalam tes seleksi di kantor Kedutaan Besar Kairo. Ujian seleksi akan diadakan pada hari Selasa, 16 Juni 2009 M. 

Demikian dinyatakan Pelaksana Harian Biro Beasiswa PBNU untuk Timur Tengah, Muhammad Dawam Sukardi, di Kantor Kedutaan Besar Mesir, Jalan Teuku Umar Menteng Jakarta, sesaat setelah menindaklanjuti penawaran kerjasama belajar pihak Mesir, Kamis (11/6).<>

Dawam menyatakan, persyarakan yang harus dipenuhi oleh calon penerima beasiswa adalah, hafal Al-Qur’an minimal 3 juz dan lolos tes seleksi yang terdiri dari nahwu shorof dan balaghoh.

”Pemerintah Mesir, melalui duta besarnya menyepakati bahwa, kader NU yang lolos akan menerima beasiswa penuh selama belajar dan living cost (biaya hidup),” kata Dawam yang didampingi dua rekannya, Ulil Abshar Hadrawi dan Muhammad Sobri saat menindaklanjuti kesepakatan kerjasama belajar ini.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Agiel Siradj menyepakati penawaran beasiswa bagi kader NU untuk belajar di Universitas al-Azhar Kairo. Penawaran ini diberikan oleh Wakil Duta Besar Mesir Amir Najm kepada PBNU di Jakarta, Rabu (10/6).  

Lebih lanjut, Dawam berharap kepada kader-kader NU yang memenuhi persayaratan untuk segera datang ke kantor Pelaksana Harian Biro Beasiswa PBNU untuk Timur Tengah di lantai 2 Gedung PBNU Jl Kramat Raya No. 164 Jakarta. Atau menghubungi Saudara Ulul Abshor Hadrawi di nomer 021 99538313 atau 08121902011.

Bagi kader-kader yang berminat, diharapkan telah berada di Jakarta, di gedung PBNU paling lambat pada hari Senin, 15 Juni 2009. (min)
Kamis 11 Juni 2009 20:31 WIB
Gus Dur Akan Golput Lagi di Pilpres
Gus Dur Akan Golput Lagi di Pilpres
Jakarta, NU Online
Mantan presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengaku tidak akan menggunakan hak pilihnya lagi alias golput dalam Pemilu Presiden pada 8 Juli nanti. Alasannya, kata dia, proses Pilpres yang diselenggarakan penuh kecurangan.

"Pokoknya saya sendiri golput, terserah yang lain, saya tidak ajak-ajak," ujar Gus Dur saat ditanya mengenai pilihan pendukung dan konstituen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubunya pada Pilpres nanti.<>

Gus Dur mengatakan hal itu kepada wartawan usai membuka Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PKB kubunya di Hotel Acacia, Jakarta, Kamis (11/6).

Mengenai pernyataan dukungan terhadap Megawati Soekarnoputri yang pernah ia sampaikan beberapa waktu lalu, Gus Dur mengatakan, itu hanya bentuk ‘sopan santun’. "Itu kan sopan santun," pungkasnya. Sebab, saat itu, ia diundang Megawati pada rapat terbatas petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta.

Kehadiran Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP, Taufik Kiemas, pada pembukaan Muspimnas itu pun, kata Gus Dur, tak ada yang istimewa dan bukan tanda-tanda dukungannya ke Mega. "Semua ketua partai diundang. Taufik yang baik hati mau datang," tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Suhardi, berharap PKB kubu Gus Dur memberikan dukungan kepada pasangan Megawati-Prabowo. Gerindra hingga kini masih menunggu keputusan PKB Gus Dur yang akan membahas masalah itu beberapa hari mendatang.

Menurut Suhardi, dukungan PKB Gus Dur terhadap pasangan Megawati-Prabowo sangat diharapkan, khususnya terhadap Prabowo. Sebab, putri Gus Dur, Yenny Wahid, selama ini sering keliling Indonesia bersama Prabowo saat kampanye dalam Pemilu Legislatif 2009.

"Tetapi, saya tidak bisa mendahului. Saya tidak bisa mengatakan apakah akan didukung atau tidak. Mungkin satu dua hari ke depan sudah ada keputusan," ujarnya.

PKB Jawa Barat kubu Muhaimin Iskandar, katanya, telah bergabung mendukung Mega-Prabowo dan berkoalisi. (rif)
Kamis 11 Juni 2009 20:3 WIB
Tagih Janji Prabowo, NU Jember Tegaskan Tak Ada Unsur Politik
Tagih Janji Prabowo, NU Jember Tegaskan Tak Ada Unsur Politik
Jember, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Jawa Timur, menegaskan bahwa tak ada unsur politik terkait upayanya menagih janji Prabowo Subianto yang akan membantu pembangunan perpustakaan. PCNU mengaku yakin cawapres Megawati Soekarnoputri itu dapat menepati janjinya.

Pernyataan tersebut dikemukakan Wakil Ketua PCNU Jember, Misbahussalam, kepada NU Online, Kamis (11/6) pagi. “Bukan black campaign (kampanye negatif. Itu hanya menagih janji. Wajar kami menagih janji itu soalnya sudah cukup lama,” ujarnya.<>

Upaya tersebut, kata Masibah, sebagai upaya ntuk menepis prasangka buruk dari masyarakat. Sebab, warga NU sudah bertanya-tanya tentang kelanjutan bantuan gedung perpustakaan itu. “Kebetulan warga NU (pengurus ranting NU dan para kiai) saat Konfercab hadir semua, ya sekalian dijelaskan supaya sama-sama tahu,” terangnya.

Misbah mengaku sudah berkali-kali menghubungi pihak Prabowo untuk menanyakan kepastian bantuan pembangunan gedung perpustakaan itu. Pasalnya, putra Begawan Ekonomi, Soemitro Joyohadikusumo, itu berjanji akan meresmikan penggunaannya setahun lagi. Namun, sejauh ini belum ada hasil.

“Tapi, saya yakin, Pak Prabowo tidak mungkin bohong, mungkin dia hanya sibuk,” pungkas Misbah.

Diberitakan sebelumnya, di hadapan para peserta Konferensi Cabang pada Ahad lalu, Ketua PCNU Jember, Muhyiddin Abdussomad, mengungkapkan prakarsa Prabowo yang berjanji memberi bantuan untuk pembangunan gedung perpustakaan di kompleks kantor Baladhika NU Jember. Namun, sampai kini, janji tersebut belum terwujud.

Ia mengatakan, "...sampai saat ini, Prabowo belum memberi apa-apa. Satu rupiah pun belum. Beliau hanya berjanji, kalau tidak sampai setahun, perpustakaan sudah selesai".

Tim pemenangan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto menyayangkan pengungkapan tersebut pada media massa. "Terus terang, kami sangat menyayangkan NU Jember menagih janji lewat media. Kenapa tidak langsung mengontak Mas Prabowo? Kenapa di-blow up di media," kata Ketua Tim Pemenangan Mega-Pro Jember, Yusuf Iskandar, Selasa (9/6).

Yusuf membenarkan janji Prabowo itu. Namun, katanya, Prabowo tidak pernah menyebutkan nominal.

Pada 23 Februari 2009, Prabowo melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung perpustakaan NU di samping barat gedung Baladika NU, Jalan Tampaksiring, Antirogo, Jember. Gedung yang akan dibangun di atas tanah berukuran 7,5 x 15 meter itu direncanakan diberi nama “Perpustaaan Soemitro Joyohadikusumo”. (ary)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG