IMG-LOGO
Daerah

Semburan Lumpur di Banten Belum Berhenti


Senin 29 Juni 2009 20:03 WIB
Bagikan:
Semburan Lumpur di Banten Belum Berhenti
Serang, NU Online
Kurang lebih 8 hari berlalu namun semburan pasir dan gas methan di Kampung Astana Agung, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang,Serang Banten belum menunjukkan tanda-tanda gejala akan berhenti menyebur.

Meski sudah beberapa cara untuk pencegahan erosi sudah dilakukan dengan upaya penyumbatan dengan karung yang berisi pasir, akan tetapi semburan air dan gas methan yang keluar mengeluarkan debit yang sama, hal ini membuat pendangkalan pada aliran irigasi yang dibuat beberapa hari lalu.<>

Dari pantauan kontributor NU Online Candra Zaini ke lokasi semburan, Senin (29/6), para warga sekitar sudah berhasil diperkecil dengan menumpukkan karung pasir, lubang yang membuat pondasi di bangunan Pos Kesehatan Desa ( Poskesdas) menganga pun sudah berhasil ditutup tepat pada lubang akibat erosi di sekitar semburan

Setelah sempat diadakan rapat koordinasi dengan beberapa intasnsi terkait untuk pemasangan cerobong yang terbuat dari besi, yang bertujuan untuk meninggikan pembuangan gas methan juga sudah mulai dibuat dan di pasang,

Nenem, anggota Koramil Kecamatan Tirtayasa, mengatakan lebih dari seratus karung yang sudah dimasukkan ke lubang guna menghambat kikisan erosi. “Tetapi permasalahan sekarang adalah pendangkalan saluran irigasi, saat ini para pekerja sedang mengeruk agar air mengalir dengan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan para pengunjung yang datang untuk melihat pusat semburan hari ini lebih ramai dari biasanya, lebih dari 100 pengunjung memadati pusat semburan secara bergantian. “Kemungkinan karena hari Ahad, jadi ramai begini,” katanya. (nam)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG