IMG-LOGO
Daerah

471 Guru Madrasah Ikuti Seleksi Sertifikasi


Rabu 11 September 2013 01:00 WIB
Bagikan:
471 Guru Madrasah Ikuti Seleksi Sertifikasi

Probolinggo, NU Online
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo memastikan rekrutmen guru sertifikasi di tahun ini hanya diikuti 471 peserta. Hal ini setelah Kemenag RI menetapkan para guru itu sebagai peserta Uji Kompetensi Awal (UKA) tahun 2013.
<>
Para peserta diuji di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Ahad (8/9) lalu, sebagai salah satu syarat untuk menjadi penerima dana sertifikasi. 

“Untuk guru yang belum masuk kuota, berarti tidak bisa ikut UKA tahun ini. Tapi pada tahun-tahun berikutnya. Ada ribuan guru yang masuk long list (daftar panjang) calon penerima sertifikasi,” ungkap Kasi Mapenda Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Taufik.

Meski demikian, pelaksanaan UKA tersebut tidak menjamin para pesertanya mendapatkan dana sertifikasi. Sebab setelah UKA, masih ada tahap lain yang harus dijalani. Yakni Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). “Jadi, masih ada dua tahap yang harus dilewati sebelum dinyatakan lulus sertifikasi,” kata Taufik yang juga menjabat Ketua PC LP Ma’arif NU Kota Kraksaan ini.

Jumlah 471 guru itu ditentukan melalui perankingan secara digital. Yakni dengan program Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Digital. Penentuan ranking tersebut muncul secara otomatis melalui program tersebut. “Program ini dijalankan oleh Kemenag pusat dan bukan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo,” terang Taufik.

Ranking guru pada PTK Digital muncul dengan 3 kriteria umum. Kriteria dengan prioritas tertinggi adalah masa kerja guru terkait. Selanjutnya disusul dengan usia dan beban kerja yang ditanggung guru terkait. “Siapa paling lama bertugas, usianya juga tua, dan jam mengajarnya minimal 24 jam per minggu, tentu berada di ranking teratas,” kata mantan Kepala MAN Paiton ini.

Pelaksanaan UKA di Malang sendiri dilaksanakan dengan anggaran DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) UIN Malang. Jumlah peserta yang mampu di-cover sebanyak 285 peserta yang menempati ranking 1-285 pada PTK Digital. “285 peserta ini disebut kuota regular,” sebut Taufik.

Sementara 186 peserta lainnya, didanai melalui anggaran Bantuan Sosial (Bansos) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI. Bansos ini nilainya Rp 2,5 juta per peserta yang ditransfer langsung ke rekening 186 peserta. Dana tersebut digunakan sebagai biaya operasional peserta selama mengikuti UKA dan PLPG.

“Uangnya diserahkan kepada calon peserta, untuk diserahkan kepada pelaksana UKA dan PLPG,” ungkap Taufik. Terkait kapan jadwal PLPG, Taufik mengaku belum bisa memastikan. Termasuk kapan para peserta yang lulus atau tidak lulus sertifikasi, diumumkan. Sebab yang menentukan adalah Kemenag RI.

Di luar rekrutmen guru sertifikasi tahun ini, jumlah guru Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo yang telah lulus sertifikasi sebanyak 2.801 guru. Rinciannya, 995 PNS dan 1.806 non PNS. Perekrutan itu berlangsung sejak 2007 hingga 2012 lalu. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG