Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

NU Maros: Cegah Konflik, Tanggung Jawab Semua Pihak

NU Maros: Cegah Konflik, Tanggung Jawab Semua Pihak

Maros, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, A Jufri menegaskan, untuk mencegah konflik antarumat beragama dan konflik horisontal lainnya, semua pihak diharuskan untuk mengusung nilai-nilai moderasi (tawassuth wal i'tidal), kesetaraan (al-musawah) dan toleransi (tasamuh) secara konsisten.
<>
Menurut dia, NU bersama semua ormas dan komponen masyarakat lainnya harus terus berperan aktif dalam upaya membangun perdamaian dengan meminimalisasi serta meredam peluang konflik pemeluk agama. Membumikan gagasan peradaban Islam yang demokratis, toleran, damai, inklusif serta peka terhadap kemajemukan bangsa mesti menjadi tugas bersama semua pihak.

Penegasan Jufri itu disampaikan saat menjadi pembicara pada Seminar Sehari Keagamaan  yang digelar Lembaga Kajian Demokrasi dan Lingkungan (LKDL), Selasa (24/9), di Aula Rumah Makan Al-Azhar, Jl Jend Sudirman, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Seminar dengan tema “Merajut Ukhuwah Islamiyah dengan Toleran dan Pluralis dalam Bingkai NKRI” ini dibuka Kepala Kesbang Maros Andi Bustam. Ia mewakili Wakil Bupati Maros yang berhalangan hadir.

Selain Jufri, seminar ini juga menghadirkan akademisi Unhas Prof Dr Yusran Yusuf, Kepala Tata Usaha Depag Maros Muhammad Sunusi S.Ag, dan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Dr Nasyiruddin M.Pd sebagai narasumber. Anggota Komisi II DPRD Maros Agusnawaty M.Hum tampil sebagai moderator.

Seminar ini dihadiri sekitar 100 peserta. Mereka adalah perwakilan organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, LSM, organisasi perempuan, SKPD, tokoh masyarakat Maros.

Pada acara ini, juga mengemuka bahwa kebhinnekaan adalah realitas dan kekuatan yang harus dijaga bersama. Keanekaragaman bukan menjadi sumber penghalang dan sumber konflik, baik oleh pemeluk sesama agama maupun antarumat beragama. Kerukunan harus senantiasa dijaga secara bersama-sama dalam rangka membangun NKRI yang lebih damai. (Ahmad Rosyidi/Mahbib)

BNI Mobile