Meraup Pahala di Bulan Dzulhijjah

, Meraup Pahala di Bulan Dzulhijjah
, Meraup Pahala di Bulan Dzulhijjah

Solo, NU Online
Bulan Dzulhijjah yang termasuk sebagai bulan yang mulia kini telah tiba. Di dalamnya terdapat beragam ibadah yang dapat kita amalkan. Ibadah tersebut menjadi ladang pahala yang semestinya dapat kita raup sebesar-besarnya.
<>
“Mulai tanggal satu sampai akhir bulan, kecuali di hari raya dan tasyrik, kita disunahkan untuk berpuasa,” terang Pengasuh Pesantren al-Muayyad Mangkuyudan Solo, KH Abdul Mu'id Ahmad, dalam khutbahnya di Masjid Tegalsari Surakarta, Jumat (4/10) lalu.

Kiai Mu'id melanjutkan, adapun yang paling utama yakni puasa pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah, atau yang biasa kita sebut dengan hari Tarwiyah dan Arafah.

“Menurut penjelasan sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Muslim, orang yang berpuasa di hari Arafah, akan dihapus dosa yang lalu dan yang akan datang,” ungkapnya.

Selain itu, di bulan ini, bagi seseorang yang memiliki kemampuan harta yang lebih, disunahkan untuk menyembelih hewan kurban. “Hewan kurban ini kelak di akhirat bisa menjadi tunggangan ketika melewati shirat,” imbuhnya.

Di akhir khutbahnya, ia menghimbau kepada orang yang memiliki harta lebih untuk ikut berkurban, merujuk pada sebuah hadist. “Barangsiapa yang tidak berkurban, padahal dia memiliki kelonggaran harta, ditakutkan orang tersebut akan meninggal tidak dalam keadaan Islam,” tuturnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

BNI Mobile