IMG-LOGO
Nasional

Prabowo Puji Sikap NU Terkait WTO

Rabu 18 Desember 2013 16:1 WIB
Bagikan:
Prabowo Puji Sikap NU Terkait WTO

Jakarta, NU Online
Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto dalam kesempatan silaturrahim ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Selasa (17/12) kemarin memberikan apresiasi  terkait sikap NU atas pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri World Trade Organization (KTM WTO) ke-9 di Bali awal bulan kemarin.<>

Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu memuji sikap tegas PBNU untuk meminta pemerintah mempertimbangkan kembali keanggotaan Indonesia WTO karena dinilai merugikan kaum petani dan nelayan. “Saya kira NU satu-satunya ormas yang sangat tegas dalam membela kepentingan petani dan nelayan,” tuturnya.

Seperti diwartakan, PBNU memberikan teguran kepada pemerintah, dalam hal ini Menteri Perdagangan Gita Wiryawan yang tidak mendukung sikap India dalam membela kepentingan petaninya. Pemerintah Indonesia bahkan dijadikan alat untuk melobi India agar menyepakati rancangan kesepakatan yang menguntungkan negara-negara maju.

PBNU dalam siaran pers yang disampaikan KH Abbas Mu’in lebih jauh bahkan menilai keanggotaan Indonesia di WTO selama ini lebih menguntungkan negara-negara dengan suprastruktur pertanian, teknologi dan jaringan yang kuat, dan merugikan negara berkembang seperti Indonesia. Karena itu PBNU meminta pemerintah RI mempertimbangkan keluar dari keanggotaan WTO.

Dalam forum itu Prabowo meyakinkan PBNU bahwa KTM WTO ke-9 di Bali tidak menghasilkan keputusan yang merugikan Indonesia. “Sehingga opsi NU agar Indonesia keluar dari WTO tidak perlu dipilih. Tapi saya memuji sikap NU dalam hal ini,” katanya.

Lebih lanjut, disampaikan Prabowo, partai yang dipimpinnya berkepentingan untuk berkonsultasi berkonsultasi dengan PBNU terkait berbagai persoalan bangsa.

“Sudah menjadi tradisi bagi partai Gerindra untuk melakukan konsultasi kepada ormas-ormas, termasuk NU. Apalagi sejumlah gagasan NU terkait persoalan bangsa sangat menginspirasi kami,” katanya didampingi para fungsionaris DPP Partai Gerindra.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam kesempatan itu menegaskan, warga Nahdliyin mendukung pemimpin yang tegas, pro petani, nelayan, dan bersih. “Siapapun dia,” katanya singkat. (A. Khoirul Anam)

Bagikan:
Rabu 18 Desember 2013 23:0 WIB
SBY Dijadwalkan Hadiri Puncak Haul Gus Dur
SBY Dijadwalkan Hadiri Puncak Haul Gus Dur

Jombang, NU Online
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan hadir dalam peringatan empat tahun meninggalnya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Ponpes Tebuireng Jombang Jawa Timur. Haul Gus Dur bakal digelar sejak 22 Desember hingga 3 Januari mendatang.
<>
Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahudin Wahid mengatakan, Presiden SBY dijadwalkan hadir pada puncak acara yakni, Ahad malam (3/1/2014). "Insya Allah Pak SBY bisa hadir pada puncak Haul ke-4 Gus Dur yang digelar tanggal 3 Januari mendatang bersama sejumlah tokoh nasional,” jelasnya Rabu (18/12) seraya mengatakan kini Panitia sudah melakukan komunikasi dengan pihak istana.

Ketua panitia haul ke-4 Gus Dur, Lukman Hakim membenarkan bahwa orang nomor satu di Indonesia tersebut akan hadir dalam peringatan 4 tahun meninggalnya Gus Dur. "Puncak peringatannya 3 Januri dan dihadiri Pak Presdien SBY," ungkap Lukman.

Dikatakannya, paket acara peringatan itu sendiri dimulai 22 Desember. Yakni diawali dengan pertemuan mejelis pengasuh pondok pesantren se-Indonesia. Selain dialog budaya yang menghadirkan budayawan Emha Ainun Najib, dalam pertemuan itu peserta akan diajak nobar (nonton bareng) film Sang Kiai.

Selain pidato presiden SBY, lanjut Lukman, dalam acara puncak itu juga digelar tahlil akbar di makam Gus Dur, usai salat Isya. Bukan itu saja, sebelumnya peringatan empat tahun meninggalnya mantan presiden ini diisi dengan beberapa kegiatan. Diantaranya, pagelaran seni barongsai dan liang-liong oleh komunitas Tionghoa, kemudian penampilan seribu rebana.

"Penampilan budaya Tionghoa ini sekaligus menjadi cerminan dekatnya Gus Dur saat masih hidup dengan komunitas tersebut. Ada juga atraksi pesawat aeromodeling dari TNI AU. Saat ini persiapan terus kita lakukan," katanya menambahkan. (Muslim Abdurrahman/Abdullah Alawi)

Rabu 18 Desember 2013 18:4 WIB
Gus Mus: Islamnya Gus Dur, Islam Cinta
Gus Mus: Islamnya Gus Dur, Islam Cinta

Yogyakarta, NU Online
Bagi Wakil Rais Aam PBNU KH A Musthofa Bisri yang kerap disapa Gus Mus, Islamnya Gus Dur adalah Islam yang sarat dengan cinta. Karena Gus Dur menyadari semua manusia di dunia sebagai saudara. Semua manusia adalah anak-cucu Nabi Adam.
<>
“Gus Dur tidak penah membenci maupun mengucilkan sebuah golongan atau komunitas. Karena, Gus Dur melihat mereka sebagai manusia, bukan sebagai orang kafir,” kata Gus Mus pada acara hau ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Yogyakarta, Senin (16/12).

Gus Mus juga menyampaikan, Gus Dur adalah sosok yang mencintai Indonesia sebagai orang Indonesia. Pemahaman Islam ini mengantarkan Gus Dur menjadi guru bangsa.

Gus Dur orang yang menyadari, menghayati dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam. Inilah wujud dari hubbunnas, cinta sesama manusia. Banyak orang yang sadar atau mampu menghayati nilai Islam. Namun tidak sedikit pula yang tidak bisa mengamalkan nilai itu, tegas Gus Mus.

Gus Mus tidak bisa hadir dalam acara haul di Yogyakarta. Namun pesan Gus Mus dalam video yang diputar panitia haul diterima dengan baik oleh para hadirin.

Kenapa Gus Dus dicintai banyak manusia? Karena Gus Dur mencintai manusia, tandas Gus Mus dalam video dalam peringatan haul ke-4 Gus Dur. (Muyassaroh H/Alhafiz K)

Rabu 18 Desember 2013 17:3 WIB
Dari 40%, Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia Baru 4-5%
Dari 40%, Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia Baru 4-5%

Solo, NU Online
Dengan posisi strategis di lingkaran “cincin api” (ring of fire), Indonesia memiliki kandungan sumber daya alam yang melimpah terutama dari Geothermal yakni energi panas bumi. Sedikitnya 40% kandungan panas bumi dunia terdapat di Indonesia. Meski demikian tingginya kandungan itu, belum diolah secara optimal.
<>
“Namun, sayangnya pemanfaatan Geothermal ini baru mencapai 4-5%,” kata seorang kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Solo, Dewi Aysiah yang menyabet juara II pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2013 pekan lalu kepada NU Online, Selasa (17/12).

Kenyataan itu sangat disayangkan. Karena, Indonesia sangat potensial menimbang Indonesia memiliki banyak gunung berapi, tegas Dewi.

Kurangnya pemanfaatan optimal itu disebabkan salah satunya karena pemanfaatan Geothermal membutuhkan biaya yang tidak sedikit, terang Dewi yang kini tengah kuliah jurusan Fisika Fakultas MIPA UNS Solo.

Meskipun demikian, anggota PMII Komisariat Kentingan ini berpendapat, sudah semestinya Indonesia mengupayakan sumber energi terbarukan mengingat semakin bertambahnya kebutuhan manusia akan energi yang semakin dihadapkan pada soal kurangnya sumber energi alam. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG