IMG-LOGO
Daerah

UIM Masuk Gedung Baru dengan Khatam Qur'an dan Barazanji


Sabtu 27 Desember 2014 23:59 WIB
Bagikan:
UIM Masuk Gedung Baru dengan Khatam Qur'an dan Barazanji

Makassar, NU Online
Universitas Islam Makassar mengadakan acara menre' bola (masuk gedung/rumah baru) dirangkaikan dengan pelantikan pejabat struktural dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang dipusatkan di Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain UIM, Sabtu 27 Desember 2014. <>

Sebelum prosesi resmi menre' bola, telah ditamatkan Al Qur'an dan Kitab Barazanji oleh para penghafal dari Jammiyatul Qurra' Wal Hufadz Nahdlatul Ulama (JQH) NU Sulsel di Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain, gedung baru Fak. Ilmu Kesehatan, gedung baru Fak. Teknik, gedung baru Fak. Agama Islam, gedung baru Fak. Pertanian, gedung baru Fak. Sospol, gedung Fak. Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fak. Sastra dan Humaniora.

Katib Syuriyah Dr Ruslan membacakan Riwayat Hidup Drs. KH. Muhyiddin Zain yang ditulis oleh Kiai Abdurrahman yang dikenal Abdurrahman Bola Dunia, dimana dalam riwayat hidup itu diungkapkan sepak terjang beliau ketika hidup, pengabdiannya terhadap lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama di Sulawesi Selatan, dan peranan serta pengabdiannya di Nahdlatul Ulama

Dalam sambutan Rektor UIM Dr Majdah tak lupa  berterima kasih kepada para pendahulu yang telah membantu membesarkan Universitas Islam Makassar, bahkan Majdah berterima kasih kepada semua petugas keamanan dan kebersihan yang telah mengorbankan waktunya demi memajukan Universitas Islam Makassar yang juga perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

Majdah juga berterima kasih kepada semua komponen Tri Matra yang telah menyematkan nama ayahandanya di Gedung Auditorium yakni Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain, ungkap Majdah yang terbata-bata dan sambil meneteskan air mata.

Kemudian Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali mengungkapkan latar belakang penamaan Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain, dimana ada tiga nama yang muncul yakni Hadji Kalla ayah dari Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla karena dialah yang berjasa membangun kompleks Universitas Islam Makassar, Kedua, Drs KH Muhyiddin Zain, beliau adalah Rektor Pertama Universitas Al Gazali (embrio dari UIM) karena Auditorium ini adalah gedung ilmiah, maka dinamakan Muhyiddin Zain, dan yang ketiga Al-Gazali karena nama ini sudah jauh melekat dengan perguruan tinggi ini.

Namun hasil kesepakatan Tri Matra UIM yakni Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, dan Rektor UIM serta anggota senat UIM memutuskan memberi nama pada gedung serba guna ini, Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain, tambahnya

Tampak hadir Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar Prof Iskandar Idy yang juga Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel, Rektor UIM Dr Andi Majdah Agus AN, Khatib Syuriyah NU Sulsel Dr Ruslan, Arfin Hamid Sekretaris NU Sulsel, Para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Se Sulawesi Selatan, Para penghafal Qur'an dan ratusan mahasiswa UIM memadati Auditorium Drs. KH. Muhyiddin Zain. (andy m idris/mukafi niam) 

Bagikan:
IMG
IMG