IMG-LOGO
Internasional

PCINU Jerman Kirim Surat Terbuka Soal Pemberantasan Korupsi Jokowi

Sabtu 7 Maret 2015 18:2 WIB
Bagikan:
PCINU Jerman Kirim Surat Terbuka Soal Pemberantasan Korupsi Jokowi

Kepada Yth. Presiden Republik Indonesia
Ir. H. Joko Widodo
di Jakarta
Assalamu’alaikum Wr. Wb.,
Bapak Presiden yang kami hormati, kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat pecinta Indonesia bersih dan adil mengenai perkembangan penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan korupsi di era Bapak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. <>Kita semua ingat bahwa reformasi bergulir untuk memperkuat sistem demokrasi yang ditopang oleh supremasi hukum yang berkeadilan sosial. Ini adalah visi kebangsaan dan cita-cita luhur yang tidak bisa ditawar-tawar.

Melihat perkembangan akhir-akhir ini, kami merasa terpukul dengan tidak adanya langkah kongkret dari pemimpin tertinggi negara dalam memperkuat perjuangan melawan kejahatan korupsi yang telah menghancurkan negeri ini dari berbagai aspek: sosial, politik, ekonomi dan mental. Oleh karena itu kami mengingatkan –jika memang Bapak Presiden sedang lupa– dan menyeru agar Bapak sebagai pemimpin tertinggi Republik Indonesia untuk,
(1) berada di garis terdepan memimpin langsung pemberantasan korupsi di Indonesia;
(2) tegas menolak berkompromi dengan segala macam jenis praktek korupsi dan oknum-oknumnya;
(3) menghentikan kriminalisasi terhadap para pegiat anti korupsi;
(4) segera melakukan reformasi mendasar pada Kepolisian Republik Indonesia; dan
(5) mengembalikan dan menegakkan supremasi hukum yang berkeadilan Demikian surat ini kami buat. Besar harapan kami Bapak Presiden segera melakukan langkah kongkret untuk menyelamatkan masa depan anak bangsa dari cengkraman kejahatan korupsi.Wassalamu’alaikum Wr. Wb.,

Berlin, 6 Maret 2015
Komunitas Nahdlatul Ulama (NU) Jerman

Hormat kami,
Munirul Ikhwan & Zacky Khairul Umam

Bagikan:
Sabtu 7 Maret 2015 22:8 WIB
Kampenye Melalui Medsos, ISIS Miliki 46.000 Akun Twitter
Kampenye Melalui Medsos, ISIS Miliki 46.000 Akun Twitter

Washington, NU Online
Paling sedikit 46.000 akun Twitter dinyatakan terkait dengan para pendukung ISIS pada akhir 2014. Ini adalah temuan sebuah lembaga riset yang dilaporkan di Washington hari ini, lapor AFP.
<>
Hasil penelitian yang dirilis Kamis waktu setempat oleh Brookings Institution ini mendapati fakta bahwa sekalipun banyak akun diblokir oleh Twitter namum jumlah akun pro-ISIS tetap tinggi.

"Dari September sampai Desember 2014, para peneliti memperkirakan bahwa paling sedikit 46.000 akun Twitter telah digunakan para pendukung ISIS, walaupun tidak semua akun-akun itu aktif pada waktu bersamaan," bunyi laporan itu.

Dua peneliti, JM Berger dan Jonathon Morgan, mengatakan analisis terhadap upaya ISIS diketahui bahwa ISIS jauh bergerak dari inti kepemimpinannya.

"Analisis-analisis sebelumnya terhadap capaian Twitter ISIS menggantungkan diri pada segmen-segmen terbatas dari seluruh jejaring sosial ISIS," tulis mereka dalam laporan yang ditugaskan oleh Google Ideas itu.

"Bentuk seluler nan kecil dari jejaring itu --dan fokus pada subset-subset tertentu di dalam jejaring semacam pejuang asing-- mungkin saja menciptakan kesimpulan yang salah."

Dengan menganalisis lokasi yang melekat pada cuitan-cuitan, para peneliti mendapati fakta bahwa sejumlah besar pendukung ISIS berada di Arab Saudi, diikuti Suriah, Irak dan Amerika Serikat.

Hampir satu dari lima pendukung ISIS telah mencuit dalam Bahasa Inggris, dengan tiga perempatnya mencuit dalam Bahasa Arab.

Para analis menyebutkan, akun-akun pendukung ISIS ini rata-rata memiliki 1.000 follower, atau lebih tinggi dari kebanyakan pengguna Twitter. Akun-akun yang paling sering mencuit dan paling banyak memiliki follower kebanyakan telah diblokir.

Para peneliti mengatakan perusahaan-perusahaan media sosial dan pemerintah AS mesti bekerja sama dalam menyarankan tanggapan sepantasnya terhadap ekstremisme di media sosial.

Mereka menegaskan bahwa kendati diskusi mengenai isu ini kerap mengkerangkakan intervensi pemerintah sebagai hambatan terhadap kebebasan berbicara, kenyataannya, perusahaan-perusahaan media sosial belakangan mengatur pembicaraan dalam platform mereka tanpa mengawasi dan mengungkapkan bagaimana pemblokiran diterapkan.

Twitter berkata pekan ini bahwa mereka tengah bekerja sama dengan penegak hukum pada bidang ancaman tak terpeakan, di tengah laporan bahwa jejaring sosial ini menjadi sasaran teror ISIS.

Sebuah halaman dalam buletin online Pastebin memperlihatkan foto penemu Twitter Jack Dorsey dengan ditulisi sebuah pesan dalam Bahasa Arab.

SITE Intelligence, kelompok pemonitor ISIS asal AS, mengatakan posting Jack Dorsey itu dibuat oleh Al-Nusra Al-Maqdisiya, sayap media ISIS.

Terjemahan dari pesan itu adalah bahwa Dorsey dan Twitter kini menjadi target ISIS karena telah memblokir akun-akun tertentu yang berkaitan dengan ISIS.

"Kamu memulai perang gagal ini, dan kami sudah bilang pada kamu sejak awal bahwa ini bukan perangmu! Tapi kamu tidak paham. Kamu matikan akun-akun kami dan kami dengan cepat kembali, tapi manakala singa-singa penyendiri kami menghentikan nafas kamu maka tidak akan ada lagi kata kembali!" tulis pesan itu seperti dikutip AFP.

20 Persen asal Indonesia

Twitter mencatat dalam periode 27 Februari hingga 2 Maret 2015 kicauan tentang ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dari Indonesia berkontribusi 20 persen dari total tweet dunia.

Seperti dikutip dari akun CEO Provetic @Iwan9A10A, Jumat, dalam kurun empat hari pemantauan di Twitter Indonesia terdapat rerata 5.400 tweet tentang ISIS per hari. 

Pada periode yang sama, total tweet global soal ISIS adalah 112.075 sementara dari Indonesia adalah 21.722 tweet. 

Terkait dengan muatan sentimen kicauan, Provetic memetakan 66 persen tweet tentang ISIS dari Indonesia bersentimen netral. Ini artinya mayoritas diskusi tentang ISIS di Twitter bersumber dari liputan media massa. 

Sentimen negatif sebanyak 21 persen dan sentimen positif tentang ISIS adalah 13 persen. (antara/mukafi niam)

Jumat 6 Maret 2015 13:1 WIB
Akhirnya, Sekolah di New York Libur Saat Idul Fitri dan Idul Adha
Akhirnya, Sekolah di New York Libur Saat Idul Fitri dan Idul Adha

Jakarta, NU Online
Wali Kota New York, Bill de Blasio (53), menegaskan pihaknya akan meliburkan sekolah di seantero New York pada dua hari besar umat Muslim, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
<>
Pengumuman itu dilakukan pada Rabu waktu setempat, di sebuah sekolah negeri di Brooklyn, di mana 36 persen siswanya absen ketika hari Idul Adha tahun lalu.

"Ini adalah soal menghormati salah satu agama terbesar di muka bumi," kata de Blasio yang merupakan politisi Demokrat. 

Ia melanjutkan bahwa beberapa tahun silam, "anak dipaksa memilih untuk sekolah atau perayaan besar keagamaan. Ini seharusnya tidak dialami oleh mereka."

Langkah ini adalah salah satu realisasi janji de Blasio dalam kampanyenya kepada komunitas Muslim pada tahun 2013 silam. Kemenangannya merebut posisi Wali Kota menjadi kali pertama Demokrat berhasil kembali ke Balai Kota New York setelah 20 tahun.

Pada tahun ini, Idul Adha diperkirakan akan dirayakan para 24 September dan libur hari besar Islam mulai diterapkan pada tahun ajaran baru yaitu September.

Murid muslim adalah 12 persen dari total 1,1 juta anak yang tercatat dalam sistem pendidikan Amerika yang disurvei para tahun 2008.

New York, dengan langkah ini, mengikuti Vermont, Massachusetts, dan New Jersey yang telah lebih dulu meliburkan sekolah pada hari-hari besar Islam. 

Sebelum ini, sekolah-sekolah di New York juga libur untuk perayaan agama Yahudi, termasuk Rosh Hashanah, Yom Kippur, dan Passover, demikian dikutip dari Bloomberg Business. (antara/mukafi niam)

Selasa 3 Maret 2015 20:3 WIB
PBNU Sertakan Delegasinya Pada Pelatihan ITEC 2015 di India
PBNU Sertakan Delegasinya Pada Pelatihan ITEC 2015 di India

New Dhelhi, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengirimkan empat orang utusannya pada program Indian Technical and Economic Corporation (ITEC) di CMC Academy di Janakpuri, sisi selatan New Delhi. Keempat delegasi ini akan mengikuti pelatihan komunikasi, bisnis, dan pengembangan keterampilan lainnya per 23 Februari hingga 17 April mendatang.
<>
Salah satu utusan PBNU Ahmad Fanani menyatakan bahwa dirinya senang bisa bergabung pada pelatihan yang diikuti 25 peserta dari 22 negara.

“Saya bisa menimba ilmu pengetahuan dan wawasan  tentang banyak hal di sini mulai kebudayaan India, dan beberapa negara dari belahan dunia lain,” kata Fanani dari Departemen Keuangan PBNU di Janakpuri, Selasa (3/3).

Setiap pekan, peserta mengikuti pelatihan pada hari Senin hingga Jumat. Pada bulan pertama ini, delegasi PBNU juga berkesempatan silaturahmi dengan kedutaan Indonesia untuk India. Pada pertemuan itu Dubes Indonesia  untuk India Rizali Wilman Inderakesuma  menyambut baik tamu dari PBNU.

“Program ini bagus dan diharapkan terus membina komunikasi. Dengan program ini, terjadi pembauran antarwarga dunia. Saya hanya berharap bisa menjaga kerukunan antara kita. Kepada siapa lagi kalau tidak antara kita sendiri,” kata Rizal yang sudah tiga tahun dubes RI.

Pada kesempatan ini salah satu peserta PBNU berkesempatan menjadi imam dan khotib sholat Jum`at di masjid KBRI untuk India.

Program ITEC ini diselenggarakan Kemenlu India sejak 1964. Peserta tahun ini berasal dari antara lain Belarus, Lithuania, Bulgaria, Polandia, Laos, Afghanistan, Indonesia, dan Vietnam. (Muhammad Najib/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG