Gandeng Pantau, GP Ansor Kalbar Adakan Pelatihan Jurnalistik

, Gandeng Pantau, GP Ansor Kalbar Adakan Pelatihan Jurnalistik
, Gandeng Pantau, GP Ansor Kalbar Adakan Pelatihan Jurnalistik

Pontianak, NU Online
Puluhan santri mengikuti pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan atas kerjasama PW GP Ansor Kalimantan Barat dan Yayasan Pantau dihari terakhir berkunjung ke Redaksi Pontianak Post di Gedung Graha Pena Pontianak Post, Jalan Gajah Mada Pontianak, Selasa (30/6).<>

Pelatihan selama empat hari ini diikuti oleh 26 peserta utusan dari beberapa pesantren di Kalimantan Barat dan dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Faizin Jalan Danau Sentarum, Kota Pontianak.  Dengan materi-materi dasar jurnalistik dengan porsi lebih besar pada liputan dan penulisan dasar, materi editing, ruang redaksi dan etika jurnalistik.

Dalam kesempatan ini, Heriyanto selaku pimpinan redaksi langsung menyambut rombongan setiba di ruang redaksi. Dia yang juga merupakan alumni Pelatihan Menulis Yayasan Pantau juga memberikan materi dan berdialog seputar news room dan sistem kerja keredaksian, mulai dari wartawan mencari berita hingga loper mendistribusikan koran keseluruh Kalimantan Barat.

"Kerja untuk menghasilkan sebuah berita hingga penerbitan ini memerlukan waktu hampir 24 jam bagi kami dengan 36 halaman dengan 4 bagian. Halaman utama, metropolis, daerah dan olahraga," terang heri.

Dalam kesempatan yang sama, Subro selaku sekretaris PW GP Ansor Kalbar mengucapkan terimakasih kepada pimpinan redaksi yang telah menerima para peserta untuk berdiskusi mengenai keredaksian.

"Kunjungan ini sengaja kami lakukan agar para peserta termotivasi dan dapat mengerti mengenai news room serta dapat mengerti sistem keredaksian. Sehingga mereka memiliki arah untuk mendistribusikan karya tulisnya nanti," tutup Subro.

Dalam sesi diskusi, para peserta sangat antusias memberikan pertanyaan mengenai tulis-menulis dan keredaksian di Pontianak Post dan tidak lupa mereka juga menanyakan kesempatan bagi mereka untuk mempublikasikan karya tulisnya di kemudian hari. (Khairul Mulyadi/Fathoni)

BNI Mobile